SUMENEP, News Daerah – Salah satu aktifis mahasiswa
Sumenep Qusyairi mengingatkan agar komisioner Panitian Pengawas Pemilu
(Pawaslu) Sumenep, profesioanal dalam melakukan tahapan rekrutmen Panitia
Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pilkada tahun 2015.
”Kami tidak mau dengar ada persoalan yang
muncul dalam rekrutmen Panwascam kali ini. Makanya Komisioner harus benar-benar
profesioanal sesuai aturan main yang ada,” kata Quayairi.
Dikatakan, beberpa hari yang lalu dalam
rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang dilakukan oleh Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Sumenep ditengari banyak indikasi kejanggalan. Salah
satunya adanya salah satu petugas parpol yang masih lolos jadi anggota PPK.
Selain itu juga KPU ditengari banyak menerima
titipan, baik dari oknum perseorangan, organisasi, maupun oknum pejabat.
Sehingga kredibilitas dan kapastias PPK yang lulus diragukan.
”Saya tidak ingin hal itu terjadi dalam
rekruktmen Paswascam ini, jika itu terjadi, kami pastikan akan menggugatanya
meskipun sampai ke PTUN,” terangnya.
Menurut Qusyairi, dirnya meninta agar setiap
pelaksanaan pengumuman setiap kali seleksi dilakukan, agar panitia mencantumkan
nilai atau skor masing-masing peserta. Sehingga tidak menimbulkan penilian
picik dari masyarakat. Sebab sesuai yang dimanahkan dalam Undang-Undang Nomor
14 Tahun 2008 tentang keterbukaan publik, semuanya harus dilakukan secara
transparan.
”Nilai itu yang menajadi tolaok ukur
nantinya. Jadi, kalau nilai itu tidak ditampilkan, maka dipastikan rekrutmen
itu penuh kecrtangan. Karena tolak ukurnya panitia sudah tidak jelas,”
pintanya.
Sementara Ketua Komisioner Panwaslu Sumenep
Anwar Nuris mengatakan, jika rekrutmen yangtelah dilalui, mulai seleksi
adminitrasi maupun tes tulis yang dilakukan hari ini (Kemarin) sudah
berdasarkan peraturan yang ada.
Disinggung soal adanya titipan dan yang
lain, pihaknya memasitikan tidak adak
pernah ada istilah titipan, baik itu dari kalangan organisasi maupund dari
salah satu oknum pejabat. ”Kalau titipan dari Allah ada, tapi kalau dari yang
lainnya kami pastikan tidak ada,” tegasnya.

