» » Warga Kondisi Jalan Desa Dikeluhkan Desa

Warga Kondisi Jalan Desa Dikeluhkan Desa

Penulis By on Senin, 15 Desember 2014 |

SUMENEP – Keberadaan jalan poros Desa di Dusun/Desa  Padikeh, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, dikeluhkan warga. Pasalnya, sejak puluhan tahun kondisi jalan penghubung antar Desa Padikeh dengan Desa/Kecamatan Talango rusak parah.
 Berdsarkan pantauan dilapangan, kondisi jalan sepanjang kurang lebih 4 Kilo Meter tersebut sudah banyak yang berlubang, bahkan sebagian bahan material aspalnya banyak yang sudah kucar kacir akibat tidak adanya perbaikan dari pemerintah setempat. Akibatnya, pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan tersebut, utamnya saat musim hujan tiba. Sebab, jalan tersebu dikala musim penghujan sering menjadi genangaan air hingga ketinggi sekitar 30 Cm atau setinggi mata kaki.
”Seingat kami, kondisi jalan ini memang sudah lama tidak diperbaiki, makanya kondisinya
sampai separah ini,” kata Syaiful Anwar warga setempat.
Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dusun/Desa Padekeh Abdul Gandi. Menurutnya, sejak dirinya diangkat menjadi kepala Dusun, memnag kondisi jalan sudah banyak yang rusak. Hanya saja kondisi seperti itu tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk diperbaiki. ”Kalau tidak salah, pengaspalan ini dilakukan pada tahun 1997 yang lalu. Setelah itu, hingga saat ini masih belum dilakukan perbaikan sama sekali, walaupun hanya tambal sulam,” terangnya.
Dirinya sangat mengharap pada tahun 2015 mendataang pemerintah bisa menyisakan anggaran untuk dilakukan perbaikan. Sebab, jalan tersebut termasuk jalan alternatif yang sering dilalui warga setiap harinya. Utamanya, saat warga memasok kebutuhan sehari-hari.
Demi kenyamana, phaknya juga meminta pemerintah memasang drainase disepanjang jalan tersebut. Sebab, salah satu faktor utama yang menyebakan jalan rusak karena tidak adanya saluran air.  ”Harapan kami beserta warga demikian. Sehingga, jalan tersebut ada perbaikan layaknya di daerah daratan,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Edy Rasiyadi mengaku akan terus berupaya untuk melakukan pembebenahan kedepannya. Hanya saja pemebenahan tersebut akan dilakukan secara bertahap. ”Untuk jalan itu, kami uapayakan menggunakan dana desa,” katanya. (di/fa)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons