Sumenep, Newsdaerah – Aksi tindak pidana pencurian di wilayah hukum
Kepolisian Resort (Polres) Sumenep terus terjadi. Kali ini yang menjadi sasaran
pelaku tindak pencurian adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Romben Guna I, Dusun
Tengah, Desa Remben Guna, Kecamatan Dungkek.
Peristiwa tersebut terjadi Selasa (22/12) sekitar pukul 03.00
dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan barang elektronik milik sekolah pelat
merah raib digondol pencuri.
Kepala Sekolah SDN Romben Guna I Ach. Zaini menjelaskan,
peristiwa tersbut pertama kali diketahi oleh salah saorang warga setempat. Saat
diketahui pintu sampaing rungan kepala sekolah diketahui dala keadaan terbuka.
Karena warga tersebut penasaran, maka langsung melaporkan
keadaantersebut kepada salah satu guru yang rmahnya tidak jauh dari tempat
kejadian perkara (TKP).
Sehingga pada saat itu guru yang mengetahui jika di sekolah
yang dikeluti saat ini telah tejadi tindak pidana pencurian, maka langsung
melaporkan ke kepala sekolahhnya.
”Saat saya meerima laporan itu, saya langsung melaporkan ke
Kepala UPT Disdik disini. Oleh Kepala UPT kami disuruh langsung melaporkan
kepada petugas kepolisan. Dan itu sudah kami lakukan,” katanya.
Dikatakan, akibat kejadian tersebut sejumlah alat elektronik,
seperti satu unit Speaker Aktif, satu
unit unit Printer Scan Merk HP type K209g warna abu-abu, satu unit Pompa Air
Merk Shimizu kapasitas 225 hilang digondol maling.
Selain itu, dua unit seperangkat komputer (monitor,CPU,Keybord,mouse,UPS)
dan disket yang berisi data bis sekolah juga hilang akibat dicuri maling. Akibatnya
semua data sekolah ikut hilang. Sehingga semua data sekolah harus diperbaharui
dengan cara mencari sisa data yang ada di laptop pribadi kepala sekolah dan
juga arsip surat keluar.
”Yang lengkap satu unit kompeter yang dibawa, smentara satu
unitnya hanya dibawa mesinnya saja, sedangka casingnya dibiarkan di rungan,”
ungkpanya.
Kapolres Sumemep AKBP Rendra Radita Dewayana melalui Kapolsek
Dungkek AKP Jaiman membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan dirinya bersama
anggota telah melakukan olah TKP dan juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi
guna untuk mengungkap motif danpelaku aksi pencurian tersebut.
”Benar itu, kami sudah memeriksa saksi termasuk kepala
sekolahnya tadi,” katanya.
Mantan Kasubag Humas Polres Sumenep itu mengatakan, untuk
miotif dan pelakukanya masih belum diketahui. Hanya saja dirinya berjanji akan
mengusut tuntas aksi tindak pidana tersebut.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar kasus tersebut
sepenuhnya dipasrahkan kepada petugas. Selian itu, pihaknya juga berharap agar
semua masyarakat juga proaktif, jika menemukan informasi terkait aksi tindak
pidana tersebut, maka segera melaporkan kepada petuga untuk ditindak lanjuti.
Sebagai langkah yang akan dilakukan kedepan agar aksi serupa
tidak terunga kemabali, pihaknya bersam personel yang lain terus aka melakukan
patroli dan juga pengawasan. Utamnya dilokasi yang dinilai rentan terjadi aksi
serupa.
”Untuk kerugian materi akibat aksi itu ditaksir mencapai Rp 20
juta,” pungkasnya. (ND)
