» » Rumdis Guru di Sumenep Banyak Tak Layak Pakai

Rumdis Guru di Sumenep Banyak Tak Layak Pakai

Penulis By on Jumat, 18 Desember 2015 |

Sumenep, Newsdaerah.Com – Perhatian pemerintah daerah kabupaten (Pemkab) Sumenep dibidang dunia pendidikan sangat minim. Tidak hanya ruang kelas yang banyak tidak layak pakai, namun rumah dinas (Rumdis) guru pegawai negeri sipil (PNS) juga banyak yang sudah tidak layak pakai.
Salah satunya rumdis guru sekolah dasar negeri (SDN) Tambuko, Desa Tambuko, Kecamatan Guluk-Guluk sudah sangat memprihatinkan. Kondisi atabnya banyak yang bocor dan sebagian gedungnya banyak yang mulai retak akibat tidak pernah diperbaiki. Kalau dilihat dari jarak jauh tidak ubahnya seperti kandang ayam karena kondisinya sudah tidak beraturan.
Endang Sri Hanayani selaku guru yang menempati bangunan tua milik pemerintah daerah itu mengatakan, semenjak dirinya bertuga di SDN Tamboku hingga saat ini belum pernah diperbaiki. Padahal kondisinya sudah tidak layak untuk ditempati.
”Sejak kami bertugas sekitar tahun 1985 hingga saat ini tidak pernah diperbaiki. Makanya wajar jika saat ini banyak yang rusak,” katanya.
Menurutnya, kondisi rumdis saat ini sangat membahayakan, utamanya bagi keselamatan jiwa. Karena sejumlah bahan bangunan seperti hasbes yang dijadikan sebagai atap dan juga beebrpa kayu banyak yang mulai lapuk dan runtuh.
Sebagai langkah antisipasi agar dirinya tidak menjadi korban reruntuhan itu, maka pihaknya terpaksa memperbaiki gedung tua itu dengan biaya sendiri, dengan cara menyisakan gaji yang didapat setiap bulannya. ”Ya mau bagaimana lagi, terpaksa kami perbaiki sendiri,” terangmya.
Sementara itu Kepada Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Sumenep Fajarisman mengakui selama ini banyak rumdis yang kondisinya sudah layak diperbaiki.
Hanya saja, karena keterbatasan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Daaerah setiap tahunnya, maka rumdis tersebut sangat tidak memungkinkan bisa diperbaiki dalam waktu dekat.
Apalagi menurutnya, pada tahun 2016 untuk perbaikan rumdis, utamanya rumdis guru di SDN Tambuko, tidak dianggarkan. Tahun depan Disdik hanya menganggarkan sebesar Rp 200 juta untuk pembanguan gedung baru sebanyak tiga lokal. ”Kami memprioritaskan sekolahnya dulu,” katanya.
Selian itu, tidak dianggarkannya perbaikan rumdis tersebut diyakini banyak rumdis yang berada didekat kantor kecamatan yang belum difungsikan. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan jumlah rumdis yang dinilai masih layak pakai tersebut.

”Terkadang PNS itu lebih melilih yang dekat dengan tempat tugasnya. Makanya ada yang tidak mau menempati yang ada di dekat kantor kecamatan,” tukasnya. (ND
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons