» » Pemkab Sumenep Monitoring Realisasi Bantuan DBHCHT

Pemkab Sumenep Monitoring Realisasi Bantuan DBHCHT

Penulis By on Jumat, 18 Desember 2015 |

Sumenep, Newsdaerah, - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, optimis realisasi dana bagai hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2015 tepat sasaran. Kepercayaan tersebut setelah jajaran Perekonomian Sekretariat Pemkab Sumenep beserta jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan monitoring, Selasa (15/12). Monitoring tersebit dilakukan mulai pukul 08.00 sampai Pukul 16.00.
Monitoring dihari pertama itu dilakukan terhadap sembilan kelompok pemerima yang tersebar di dua kecamatan, yakni kecamatan Rubaru dan kecamatan Pasongsongan. Sementara sembilan kelompok penerima itu diantaranya, Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya, Kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Anugerah Ilahi, Poktan Nurul Mislimin, Poktan Empat Saudara, Poktan Karang Anom, Poktan Angker Jaya, Poktan Bintang Timur, Poltan Al Imron, dan Poktan Baru Mincul.
Sementara bantuan yang diterima dari sembilan kelompok penerima tersebut berfariasai atau disesuaikan dengan potensi yang ada dilingkungan masing-masing desa, diantaranya, dua Poktan mendapatkan bantuam hibah keuangan sapi ternak, Han Ractor, Pompa Air beserta selang, dan hand sprayer, Pembuatan Embung Air, Pelatihan dan Bantuan Alat Mesin Pemecah Batu, Pelatihan dan Bantuan Peralatan Mebelair, serta bantuan Demplot Komposter.
Kepala Bagian Perekonomian Setkab Sumenep Moh. Hanafi menjelaskan, agenada monitoring dilakukan untuk mengetahui serapan bantuan pemerintah yang dibiayai melalui dana DBHCHT tahun 2015. "Sejauh ini semua bantuan itu sudah terealisasi dengan baik, dan kami yakin sufah tepat sasaran," katanya.
Mantan Camat Lenteng itu berharap bantuan yang telah diberikan dikelola dan dimanfaatkan semaksinal mungkin. Sehingga dengan adanya bantuan tersebut menciptakan perekonomian yang lebih baik dikalangan masyarakat kecil.
"Kami tidak ingin mendengar dibelakang hari salah satu peralatan yang diberikan kepada masing-masing kelompok penerima disalah gunakan, apalagi sampai dijual," terangnya.
Sementara itu Ketua Poktan Harapan Jaya A. Rahman salah satu penerima bantuan Demplot Komposter mengatakan, adanya bantuan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah melalui Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang dibiayayi melalui dana DBHCHT sangat membantu bagi masyarakat setempat.
Sebab, bantun tersebut diyakini bisa meningkatkan budidaya tanam, termasuk tembakau dimusim selanjutnya. Karena kedepannya masyarakat khususnya didaerahnya tidak lagi bergantung kepada pupuk berbahan kimia.
Selian harganya yang dinilai cukup mahal dibandingkan pupuk non kimia, efek nigatif terhadap kesuburan tanah sangat tinggi. Salah satunya jika menggunkan pupk berbahan kimia unsur tanah menjadi tidak stabil, yang akhinya struktur tanah akan labil.

”Nah dengan bantuan ini, kami mencoba bagaimana kedepan didaerah kami membiasakan memakai pupuk kompos secara perlahan. Jika ini ditekuni, kami yakin selian usur tanah semakin subur, juga hasil penen akan semakin memuaskan,” katanya. (ND)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons