» » Pemkab Diminta Memperhatikan Pendistribusian LPG Ke Kepuluan

Pemkab Diminta Memperhatikan Pendistribusian LPG Ke Kepuluan

Penulis By on Jumat, 18 Desember 2015 |

Sumenep, Newsdaerah.Com – Anggota DPRD Sumenep asal Pulau Kangean, meinta pemerintah daerah untuk memperhatikan regulasi pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk daerah kepuluan. Sebab, akibat tidak adanya perhatian pemerintah, menyebabkan harga LPG 3 Kg di sejumlah kepulauan melambung tinggi.
Salah satunya di Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken. Dipulau penghasil minyak bumi dan gas alam (Migas) harga LPG 3 Kg tembus Rp 35 ribu. Padahal, harga di daerah daratan hanya sebesar Rp 16-17 ribu pertabungnya.
”Ini yang aneh, masak daerah penghasil Migas, tapi harg Gas setelah dikemas menjadi LPG sangat mahal. Ini kan sama ibarat ayam mati dalam sangkarnya” katanya kemarin.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep itu mengatakan, salah satu penyebab melambungnya harga tersebut karena regulasi dari daerah dartan ke kepulaun tidak terstruktur seperi pendistribusian bantuan beras bagi keluarga sejahtera (Rastra) yang selama ini ditangani oleh pemerintah daerah.
Saat ini pendistribusian LPG ke Daerah Kepulauan menggunkan perahu kecil milik perorangan. Sehingga, memakan biaya yang relatif tinggi. Padahal kata Badrul, LPG bagi warga kepulauan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari dan tingkat kebutuhannya melebihi bantuan Rastra.
”Kalau pendistribusian Rastra bisa disubsidi, mengaka untuk pendistribusian LPG tidak bisa, wong juga telah menjadi kebutuhan pokok warga,” katanya.
Politisi PBB itu mengatakan, dirinya optimis jika pendistribusian itu dilakukan oleh pemerintah daerah, maka harga LPG 3 Kg di Kepuluan, akan stabil tidak seperti saat ini. (ND)


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons