» » Pembangunan Gedung DPRD Sumenep Molor

Pembangunan Gedung DPRD Sumenep Molor

Penulis By on Jumat, 18 Desember 2015 |

Sumenep, Newsdaerah.Com – Rencana pembangunan kantor DPRD yang baru dipastikan tidak akan terlaksana dalam waktu dekat. Pasalnya, anggaran untuk pembanguan tidak tercamtum dalam Rancangan Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2016.
Seketaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumenep Moh. Muliki menjelaskan, pembanguan kantor DPRD tidak mungkin dilakukan pada tahun depan. Karena masih belum dianggarkan. Sebelumnya, banyak kalangan Legislatif yang mengatakan jika pembanguan gedung wakil rakyat akan dilakukan pada tahun 2016.
Sayanganya, pada tahun 2016 pemritnah daerah hanya menganggarkan untuk perencanaan pembangunan, sementara pembangunan gedung tersebut direncankan akan dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2016 atau di APBD Murni tahun 2017. ”Untuk perencanaannya dianggarkan sebesar Rp 2 miliar,” katanya.
Mulki memprediksi anggaran tersebut tidak akan habis, dan jika tidak ada perubahan gedung DPRD yang baru akan dibangun sebanyak tiga lantai. Lantai satu dan dua sebagai perkantoran sedangkan untuk lantai tiga akan dijadikan sebagai ruang rapat paripurna.
Menurutnya, gedung yang bakal ditempati sebanyak 50 anggota DPRD beserta semua karyawan itu sangat tidak dimungkinkan jika disamakan dengan kantor DPRD yang lama, yakni dijadikan dua lantai. Karena setiap ruagan memilikistandar dan spesifikasi tersendiri sesuai dengan peraturan pemerintah.
Sementara untuk realisasi pembangaun tersebut saat ini pihaknya tengah koordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung) setempat. ”Kami masih melakukan konsultasi sial pembangunannya. Kita tunggu saja nanti,” terangnya.
Lebih lanjut Mulki mengatakan, pemebangunan gedung DPRD yang baru tersebut diprediksi membutuhkan anggaran lebih dari 20 miliar. Sehingga tidak bisa dilakukan dalam satu tahun. ”Kami pembanguan itu akan dijadikan bertahap, atau proyek multiyears,”ungkapnya.
Sebelumnya pemerintah daerah telah melakukan pembebasan lahan seluas 1 hektar persegi. Lahan yang terletak di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan itu, akan digunakan untuk pembangunan kantor DPRD yang baru.
Rencana pembangunan gedung baru DPRD Sumenep muncul sekitar Oktober 2014. Itu berdasarkan kajian dari tim Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, lantai II pada gedung DPRD saat ini sudah tidak layak ditempati lebih dari 50 orang.
Padahal, di lantai II tersebut terdapat ruang rapat paripurna yang setiap kali digunakan, dipastikan diisi lebih dari 50 orang. Kondisi lantai II gedung DPRD Sumenep dianggap mengkhawatirkan dari sisi keselamatan, apabila dipaksanakan untuk terus digunakan.
Untuk merealisasikan perencanaan tersebut, Pemerintah daerah [ada tahun 2015 telah menggarkan sebesar Rp 10 miliar untuk pembabasan lahan seluas 1 hektare yang bakal ditempati gedung wakil rakyat tersebut.
Sementara pembebasan lahan seluas 1 hektar yang berada di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, sudah dilakukan, dengan harga permiternya sebesar Rp 950 ribu. Sedangkan sisa angagrn tersebut akan digunakan sebagai pembiayaan yang lainnya, seperti biaya pembuatan sertifikat.
Pengamat Anggaran dan Akuntasi Publik  Good Government Wacth (G-Gowa) Madura AJ Habibullah menilai anggaran perencanaan yang disedikan berlebihan. Diyakini meskipun akan dibangun berlantai tiga, untuk biaya perncanaan pembangunannya terlalu besar.
Menurutnya, mengacu semua pembanguan gedung perkantoran di wilayah madura, anggaran perencanaannya tidak sampai miliaran, melainkan hanya menghabisakan ratusan juta.
Salah satunya pembangunan gedung kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep yang hanya menghabiskan dana sebear ratusan juta. Gedung Disdik yang baru didesain sebanyak dua lantai.
”Kalau Disdik lantai dua kan kita tinggal menambahkan saja. Anaslisi kami tidak anggaran perncanaannya tidak mungkin menghabiskan sampai 1 miliar. Buktikan saja nanti,” terangnya.
Oleh sebab itu, pihaknya sangat menyayangkan jika anggaran untuk perencanaan pembangunan gedung itu sampai dianggarkan Rp 2 miliar. ”Nantinya bisa mubazdir itu. Karena anggaran itu tidak mungkin terpakai semua,” tegasnya. (ND)


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons