Sumenep, Newsmadura.Com – Belum selesainya pembanguan pasar anum yang baru mebuat sejumlah pedagang mualai ketar ketir. Mereka khawatir barang dagangnnya akan terhanyut air saat musim hujan tiba. Sebab, selama ini pemerintah daerah tidak mempunyai tempat penampungan yang berfungsi sebagai tempat berlindung bagi pedagang.
Amsuri salah satu pedagang pecah belah di Pasar Anum mengatakan, dirnya setiap kali mendekati musim penghujan, seringkali dihantui rasa wasa-was yang mendalam. Sebab, saat musim penghujan dipasar anum sering banjir yang menyebabkan barang dagangannya terhanyut.
Tidak hanya itu, saat musim penghujan tiba, kondis pasar anum menjadi becek yang disebabkan tergenangnya air hujang. Sehingga barang dagangnnya menjadi kotor dan rentan tidak laku.
”Satu-satuanya harapan kami, pembanguan pasar anum segera diselesaikan. Sehingga kami tidak selalu mengalami kerugian setiap tahun,” pintanya.
Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset (DPPKA) Sumenep Imam Sukandi membenarkan jika di pasar anuam belum ada penampungan bagi pedagang, khususnya dikala musim penhujan. Sehingga, saat musim hujuan banyak pedagang yang mengeluh lantaran sebagian daganggannya terhannyut air.
”Itu yang saya kasihan. Kami tidak punya solusi, selain saat hujan barang dagangannya dimasukkan kedalam (tempat berjualan yang dibangun oleh pedagang),” katanya. (ND)
