» » BK Tunggu Hasil Check-Up Dokter, Terkait Penanganan Kasus Jonaidi

BK Tunggu Hasil Check-Up Dokter, Terkait Penanganan Kasus Jonaidi

Penulis By on Jumat, 18 Desember 2015 |

Sumenep, Newsdaerah.Com – Penanganan kasus Jonaidi salah satu anggota DPRD Sumenep yang telah mengelinding ke meja Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat, terus berjalan. Bahkan, BK untuk memberikan sanksi kepada terlapor tinggal menunggu hasil check-up dari dokter.
Itu dikatakan oleh Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumenep Huzaini Adim. Menurutnya, BK beberapa waktu lalu telah mendatangi rumah Jonaidi yang berada di Kecamatan Bluto.
Kedatangan mereka untuk memberikan teguran secara lisan dan tertulis terhadap terlapor. Sebab, tindakan yang dilakukan oleh Jonaidi dinilai telah melanggar aturan yang berlaku, sehingga tindakannya melanggar hukum.
”Terlapor sudah melangkahi kesepakatan, yakni tidak menepati panggilan pihak rumah sakit untuk dilakukan check-up. Makanya kami datangi saja kerumahnya dan meberikan teguran,” katanya kemarin.
Teguran tersebut disampaikan setelah BK melakukan rapat pleno terkait laporan warga yang menyatakan Jonaidi sudah tidak bisa menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Karena kondisi fisik politisi Gerendra itu terkena penyakit stok setelah beberapa bulan dilantik sebagai anggota dewan.
Hingga saat ini kondisi fisik terlapor tidak ada perkembangan yang segnifikan. Bahkan, terlapor hanya bisa masuk kerja saat waktu-waktu tertentu, seperi saat pelaksanaan rapat paripurna. Itupun dalam pengawasan keluarga. Karena terlapor masih menggunakan kursi roda.
Lebih lanjut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, jika hasil check-up yang dilakukan nantinya tidak bisa disembuhkan dalam waktu dekat, BK akan merumuskan untuk memberkan sanksi pada terlapor.
Adapun sanksi terberat yang akan diberikan, adalah panggantian antar waktu (PAW). ”Kita tunggu saja hasilnya nanti. Kami akan terus berupaya bagaiman kasus ini bisa terselesaikan diakhir tahun ini,” terangnya.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar Fraksi dan juga Partai Politik (Parpol) Pengusung untuk proaktif dan mendukung terselesainya penanganan kasus tersebut. ”Jadi, sangat disayangkan jika fraksi dan parpol tidak mendukungnya. Karena ini sudah berkaitan dengan kode etik,” tegasnya.
Sementara Bambang Supratman selaku pelapor mengaku sangat kecewa dengan tindakan BK dalam menangani kasus tersebut. Sebab, BK terkesan lamban memprisesnya. "Bagi kami kerja BK selama ini pamban dan terkesan dipermainkan," katanya.
Menurut pria adal Dapil dua itu, semua elemen masyarakat sudah lama menunggu kebijakan dari BK. Namun BK tidak kunjung ada kejelasan. Bahkan, BK terkesan menyepelehkan persoalan tersebut.
Padahal, melihat kondisi fisik Jonaidi yang dinilai tidak ada perkembangan yang segnifikan, sudah sangat layak di PAW. Sebab, dirinya meyakini sudah tidak lagi bisa membawa aspirasi masyarakat ke gedung parlemen.

"Sudah lama kami menunggu ketegasan BK. Jangan sampai korbankan masyarkat Dapil dua ini," tegasnya. (ND)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons