» » Dewan Tekan ESDM, Tahun Ini Listrik Gili Raja Selesai

Dewan Tekan ESDM, Tahun Ini Listrik Gili Raja Selesai

Penulis By on Senin, 25 Mei 2015 |



SUMENEP, Nesw Daerah – Belum tuntasnya pengembangan kelistrikan di Pulau Gili Raja Kecamatan Gili Genting, terus mendapat sorotan dari kalangan anggota DPRD setempat. Bahkan, Wakil Komisi II DPRD Sumenep, Juhari hanya memberikan deadline waktu bagi ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) hingga akhir tahun 2015 untuk diselesaikan.
”Karena listrik ini sangat dibutuhkan oleh warga, maka kami harap agar ESDM serius menangani. Bahkan, kami harap akhir tahun ini pengembangan kelistrikan di Gili Raja bisa segera diselesaikan,” katanya.
Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau agar semua tahapan yang akan dilakukan kedepan agar disusun secar detail. Sebab, pihaknya tidak menginginkan pengembangan kelistrikan di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, terkendala soal tekhnis yang menyebabkan pembangunanya molor.
”Makanya rencana yang akan digarap kedepannya itu harus benar-benar matang,” terangnya.
Menurut Politisi PPP itu, keberadaan listirk tersebut tidak hanya diperlukan untuk penerangan, melainkan diperlukan untuk pengembangan usaha rumah tangga. ”Banyak yang mengeluh, lantaran listrik masih belum maksimal, banyak hume industri yang tak jalan,” tuturnya.
Penerangan kelistrikan di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, saat ini menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dikelola swasta. Sementra pelayanannya sering dikeluhakn, sebab penerangan disana tidak full 24 jam, melainkan hidup dari pukul 17.00 dan mati pukul 04.00 pagi hari.
Sementara untuk pembanguan kelistrikan di Pulau Gili Raja diperkirakan biaya sebesar Rp 17 miliar. Hanya saja hingga saat ini masih belum tercapai seratus persen.
Kepala Kantor Energa dan Sumeber Daya Meneral (ESDM) Sumenep Abd. Kahir mengatakan, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk menyegerakan pembanguan kelistrikan di pulau gili raja itu. Sebab, dirinya hanya menyediakan sesuai anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
”Sesuai kesepakatan yang ada, Legislatif menginginkan pembangunan listrik Gili Raja semuanya memakai APBD (Anggaran Pendapatn Belanja Daerah) murni. Jadi tidak bisa memakai dana dari sumebr yang lain,” katanya.
Mantan Kabag Humas Setkab Sumenep itu, meemprediksi dengan anggaran yang serba terbatas setiap tahunnya itu, pembanuan kelistrikan di pulau gili raja membutuhkan waktu selama lima tahun kedepan.
Asumsinya, pada tahun pertama dan tahun kedua anggaran yang disedikan oleh pemerintah daerah akan dialokasikan terhadap pengadaan tiang listrik. Sementara tahun ketiga akan dialokasikan untuk pengadaan jaringan, tahun keempat akan dialokasikan pengadaan rumah listrik, baru tahun ke lima akan memasuki pengadaan mesin gensetnya.
Sementaran kebutuhan tiang listrik yang akan dipajang disepanjang pulau gili raja itu, sebanyak 450 tiang. ”Tahun ini sudah masuk tahun kedua. Jadi anggaran yang ada kami alokasikan semua untuk pengadaan tiangnya. Jika angrannya kurang, kami akan diplotkan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) mendatang,” tukasnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons