» » Komisi IV Kritisi Kenerja Disdik

Komisi IV Kritisi Kenerja Disdik

Penulis By on Rabu, 15 April 2015 |



Sumenep, News Daerah – Komisi IV DPRD Sumenep, menilai kenerja Dinas Pendidikan (Disdik) setempat tidak becus. Pasalnya, hingga saat ini penempatan tenaga pendidik di sejumlah sekolah dinilai asal-asalan. Akibatnya, banyak sekolah utamanya di Daerah Kepulauan yang tidak bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan maksimal.
Kondisi itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV Moh. Imran saat melakukan reses beberpa hari yang lalu. Menurut politisi asal kepulauan Sapeken itu, kondisi itu terjadi di sejumlah sekolah terpencil yang berada di kepuluan.
Soperti di Pulau Kangean, banyak sekolah yang mengalami
keterbasan tenaga pendidik. Hal itu tidak hanya terjadi di satu sekolah saja. Kondisi yang sama juga terjadi di sejumlah sekolah di pulau lain seperti Sapekan, Masalembu, Sapudi dan sejumlah pulau lain.
”Ini semua diakibatkan kekurangan tenaga pendidik. Bahkan ada salah satu sekolah yang setiap harinya tenaga pendidiknya hanya berjumlah tiga orang,” katanya.
Menurutnya, kondisi seperti itu berbeda jauh dengan kondisi sekolah di sejumlah sekolah yang berada di sekitar kecamatan. Rata-rata sekolah tersebu memiliki tenaga pendidik yang lengkap, sehingga KBM yang dilaksakan juga berjalan normal.
”Selama ini Disdik selalu berdalih kekurangan guru. Tapi, setelah saya datang ke sekolah di kota, ternyata jumlah gurunya sangat banyak,” katanya.
Lebih lanjut Imran mengatakan, selama ini ketersediaan tenaga pendidik di kabupaten ujung timur Pulau Madura tidak ada masalah. Bahkan, jika dikelola dengan baik, maka sekolah Sumenep tidak akan menngalami kekurangan guru. ”Oleh sebab itu dalam waktu dekat kami akan memanggil Disdik. Sebab ini tidak bisa dibiarkan karena menyangkut pelaksanaan pendidikan kedepan,” tukasnya.
Kepala Disdik Sumenep A Shadik mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk melakukan pemerataan. Salah satunya dengan melakukan mutasi seperti yang dilakukan pada Februari lalu.
Namun, pihaknya masih terkendala dengan ketersediaan guru PNS. Sebab, Disdik masih kekurangan tenaga pendidik sampai lebih dari seribu orang. ”Kami terus berupaya untuk mengisi kekosongan guru di sekolah. Tapi, masalahnya saat ini kami masih terjadi kekurangan guru,” katanya. (ND/Fa)


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons