» » Komisi II Akan Panggil ESDM

Komisi II Akan Panggil ESDM

Penulis By on Kamis, 16 April 2015 |


Juhari

Sumenep, News Daerah – Komisi II DPRD Sumenep dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap petinggi ESDM (Energa Sumeber Daya Meneral) setempat. Pasalnya hingga saat ini penerangan kelistrikan yang telah dibangun beberapa tahun yang lalu di Desa Kombang, Kecamatan Talango, hingga saat ini masih belum terealisasi dnegan baik.
”Dalam waktu dekat apasti kami akan memanggil; pihak ESDM. Karnea yang tahu persis mikanismenya adalah ESDM,” kata Wakil Ketua II DPRD Sumenep Juhari.
Menurut Juhari, bagi warga Desa Kombang, Kecamatan Talango, sangat dibutuhkan. Sebab, dilihat dari segi produktifitas yang dihasilkan oleh warga setempat sangat potensial. ”Listrik disana bisa mendorong berbagai industri warga. Tapi karena pasokan listrik masih belum terealisasi, maka banyak hum industri yang terbengkalai,” terangnya.
Politisi PPP itu mengatakan, dirinya menyadari jika saat ini realisasi penerangan di Desa Kombang, masih dalam tahap penyelesaian proses adminitrasi. Namuan, selama ini pihak ESDM masih belum memberikan kejelasan terkait peroses yang dilakukan itu.
”Nah sejauh mana proses yang dilakukan, kok sampai saat ini masih belum kelar diserahkan pada pihak PLN (Perusahaan Listrik Negara). Kami selaku yang membidangi mestinya diberi laporan, tapi kok sampai saat ini masih belum ada kabar apa-apa,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, dirinya selaku wakil rakyat yang berada di gedung parlemen mencurigai jika bungkamnya pihak ESDM terkait realisasi kelistrikan di Kecmatan Talango itu, disebabkan karena ada kecurangan.
”Kcurigaan kami pasti kesana. Kalau memang tidak ada kejanggalan, kenapa pihak ESDM terkesan bungkam,” terangnya.
Msetinya kata legislator dua pereode itu, jika memang pihak ESDM mengakui jika pihaknya sebagai metra dalam membengun sumenep, utamanya sial kelistrikan itu, pihak ESDM setiap kali ada perkembangan melaporkan kepada komisi II.
”Jangan sampai kami hanya dijadikan sebagai tukang ketok palu dan tukan stempel saja. Karena kalau itu terjadi, kami yakin pembangunan sumenep kedepan tidak akan tercapai. Karena kita harus kompak dan bersatu dalam membangun sumenep kedepan,” terangnya.
Sayangnya Kepala ESDM Sumenep Abd. Kahir masih belum bisa menjelaskan soal proses adminitrasi pengembangan kelistrikan di Desa Kombang, Kecamatan Talango. Sebab, saat didatangi ketempat kerjanya, mantan Human Setkab Sumenep sedang tidak ditempat kerjanya. Sementara saat dihubungi melalui telepon selulernya sedang tidak aktif.
Sebagimana yang telah diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Desa Kombang, Kecamatan Talaongo, mendatangi kantor DPRD Sumenep. Mereka mempertanyakan terkait realisasi penerangan yang ada di enam dusun itu. Selian itu, mereka juga mempersoalkan adanya pungutan liar yang dilakukan oleh salah satu oknum kepala desa setempat sebesar Rp 500 ribu per orang.
Pungutan tersebut berdalih untuk biaya agar penerangan di Desa Kombang segera terealisasi. Hanya saja meskipun tiang dan jaringannya sudah ada, masih belum nyala.
Hanya saja pungutan itu tidak dibenarkan oleh aparat desa setempat. Sebab, pembanyaran sebesar Rp 500 itu diperuntukkan pemasangan intalasi untuk mempersiapkan ketika listrik itu nyala. ”Kami tidak pernah menjajikan kapan listrik itu akan hidup. Kami hanya minta biaya untuk pemasangan intalsi saja, semua itu sudah terpasang semua,” kata kaur Desa Kombang, Kecamatan Talango, Mahwini. (ND/Fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons