» » UPT Dishutbun Banyak Yang Rangkap Jabatan

UPT Dishutbun Banyak Yang Rangkap Jabatan

Penulis By on Rabu, 04 Maret 2015 |


Sumenep, NewsDaerah – Keberadaan Kepala Unit Pelaksna Tekhnis (UPT) Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Sumenep, mulai disoal. Sebab, disinyalir banyak kepala UPT Dishutbun yang rangkap jabatan. Sepertihalnya yang dialmi oleh Wardi selaku Kepala UPT Dishutbun Kecamatan lenteng dan Kepala Dishutbun Kecamatan Lenteng.
Akibatnya, peran dan fungsi sebagai pucuk pimpinan di tingkat kecamatan menjadi tidak maksimal. Bahkan, banyak program kemasyarakatan dibidang kehutanan yang terabaikan.
”Saya tida bermaksud membandingkan kenerja sesorang, tapi semenjak kapela UPT diganti banyak program kemasyarakt dibaidnag perkebunan yang ditinggalkan,” kata Sandy Tyas Mulyadi Ketua BPD Payudan daleman kecamatan Guluk-Guluk.
Sebelumnya, Kepala UPT Hutbun Guluk-Guluk dijabat oleh
Hairul Saleh. Tapi sejak adanya roling jabatan beberapa bulan yang lalu, posisi Harul Saleh diganti oleh Wardi yang saat itu juga menjadi kepala UPT Dishutbun Kecamatan Lenteng.
”Kalau sudah rangkap jabatan, jelas kenerjanya tidak akan maksimal. Apalagi letak giorafis diantara kecamatan lenteng dan kecamatan Guluk-Guluk sangat jauh,” katanya
Diriya selaku bagian dari kepemerintahan Desa di Kabupaten Sumenep, mengaku sangat kecew dengan adanya roling jabatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. ”Roling jabatan itu tidak sevisi dengan uapaya pemerintah daerah, utamanya dibidang kehutan dan perkebunan,” terangnya
Oleh sebab itu, Kepala Dishutbun Sumenep Edy Sutrisno diminta sigap dalam menangani hal itu. Sebab, jika itu dibiarkan diyakini program pemerintah daerah dibindang kehutanan dan perkebunan tidak akan berjalan maksimal. Utamanya di Desa Guluk-Guluk. ”Kami harap BKPP (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan), juga Bupati Sumenep A. Busyro Karim lebih hati-hati dan profesional kedepannya jika melakukan roling jabatan. Sehingga adanya kebijikan itu tidak menuai permasalhan dibelakng hari,” harapnya.
Sementara kepala Dishutbun Sumenep Edy Sutrisno masih belum bisa menjelaskan terkait langkah bijak yang akan dilakukan kedepan. Sebab, koranmadura bertandang di tempat kerjanyan, yang bersangkutan tidak bisa ditemui karena sedang mengikuti rapat. Semantaa saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak merespon meskipun nada deringnya terdengar aktif. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons