![]() |
| ilustrasi |
Sumenep, NewsDaerah – Nasib
malang menimpa Bunga (17) bukan nama aslinya salah satu warga Kecamatan Gayam,
Pulau Sapudi harus rela kehitalngan keperawanannya setelah digilir oleh tiga
pemuda yang tak lain masih tetangganya sendiri.
Tiga pemuda
tersebut yakni Irfan Afandi (20) warga Dusun Benasem, Desa/Kecamatan Gayam dan Abd.
Hafid (20) warga Dusun Panjalinan Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam.
Sementara pelaku lainnya adalah IA (inisial) yang masih dibawah umur. Saat ini
ketiga tersangka itu telah
dimankan di Mapolsek Gayam, Pulau Sapudi
untuk menjalani pemeriksaan. Sementara kondisi gadis yang mengaku masih duduk
di bangku kelas tiga SMA itu memilih mengurung dirumahnya karena masih dalam kondisi
shck berat.
Informasinya,
kasus asusila itu terjadi di sekitar kantor PT Telkom di Dusun Benasem,
Desa/Kecamatan Gayam. Pada saat itu tiga pemuda itu sedang menikmati minuman
alkohol yang dicampur dengan suplemen. Pasa satu bunga dengan lugunya juga ikut
menikmati minumankeras yang memabukkan itu. Sebab, bungan tidak menyangka jika
minuman akan membuat dirinya teler.
Karena Bungan
baru pertamakalinya mengkonsumsi air putih iotu, maka tidak lama kemundi Bungan
langsung tak sadarkan diri. Nah pada saat itulah, persitiwa memalukan dilakukan
oleh Irfan Afandi melampiaskan nafsunya dengan menyetubuhi korban.
Karena salama
itu aksi Irfan berjalan mulus dan Bungan masih belum siuman, maka giliran IA terpkasan
membawa Bungan ke salah satu toko yang tidak jauh dari tempak kejadian pertama.
Di toko itulah kemudian IA dan temannya Abd Hafid melakukan tindakan yang tidak
senonoh tersebut.
Kapolres
Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana melalui Kasubag Humas Polres Sumenep AKP
Jaiman membenarkan kasus tersebut. Kemarin (5/3) sekira pukul 05.00 Polsek
Gayam mendapatkan laporan tentang dugaan pencabulan itu.
Mendapatkan
laporan itu, anggota Polsek langsung mengamankan langsung bergerak untuk
menangkap terlapor. Dalam waktu yang tidak begitu lama, ketiganya berhasil
diamankan oleh poslisi.
”Satu orang
diserahkan oleh aparat desa setempat di TKP. Sementara dua tersangka lainnya
ditangkap di rumah mereka masing-masing,” jelasnya.
Direncanakan,
pelaku dan korban akan segera dibawa ke Mapolres Sumenep untuk dilakukan
pemeriksaan. ”Kami masih menyilidiki kasus tersebut. Korban dan terlapor segera
kami bawa ke Polres untuk diselidiki,” tegasnya. (di/fa)

