Sumenep,NewsDaerah
- Penanganan kasus penganiyaan terhadap Gufron (30) warga Dusun Larangan, Desa
Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, terus dilakukan. Bahkan, dalam waktu
dekat polres Sumenep akan mendatangkan psikolog dari polda jatim.
"Selain
kami melakukan penyelidikan dan penyidikan, kami juga akan mendatangkan
psikolog dari polda jatim," kata Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita
Dewayana.
Dikatakan,
upaya yang dilakukan itu untuk mengetahui kondisi kejiwaan MT (Inisial
Laki-Laki) sebagai pelaku pembacokan terhadap empat orang yang tak lain merupakan
keluarganya sendiri, dan satu orang tetangganya.
Kelima
orang tersebut yakni, Gufron adik kandungnya pelaku, Hj. Qurratul Uyun (32),
saudara sepupunya, dan bibinya Hj. Maisurah (45), serta Maimunah (30), istrinya
sendiri. Selain itu tetangga pelaku Abdul Gani warga Dusun Masjid, Desa
Ketawang Parebaan, Kecamatan Ganding juga terkena celurit pelaku saar hendak
melerainya.
"Ini
kami lakukan untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka. Karena dilihat dari
aksi tersangka sangat brutal," terangnya.
Kondisi
ketiga korban, yakni Gufron, Hj.
Qurratul Uyun dan Hj. Maisurah, masih dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr.
Moh. Anwar Sumenep. Meskipun masih terlihat lemas, namun kondisinya terus
membaik dari sebelumnya. Sementara dua korban lain yakni Maimunah dan Abdul
Gani tidak dirawat di RSD karena tidak mengalami luka serius.
"Untuk
tersangka dan barang bukti (BB) nya, kami sudah amankan di Mapolres,"
ungkapnya. (di/fa)

