» » Pelaku Pembacokan Dibawa Ke RSJ Surabaya

Pelaku Pembacokan Dibawa Ke RSJ Surabaya

Penulis By on Kamis, 19 Maret 2015 |



Sumenep, NewsDaerah – Setelah sekitar empat hari mendekam di ruang tahanan Mapolres Sumenep, MT (35) warga Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Pasalna, selama di dalam tahanan pria pembacok Ghufron alias adik kandungnya itu dikabarkan sering namuk dengan cara memberntukan kepalanya ke tembok tahanan.
Padahal secaea sepintas, tidnakan yang dilakukan oleh MT sangat membahayakan terhadap keselamatan jiwanya sendiri. Sehingga, membuat pihak kepolisian setempat mengirimkan pria paro baya itu ke RSJ untuk mendapatkan perawatan sekaligus untuk memriksa kejiwaannya. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bahan penyelidikan sebalum pihak kepolisan menjatuhkan sanksi tegas sesui dengan hukum yang berlaku.
"Selama di dalam tahanan, tersangka sering ngamuk.
Karena kami takut terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi pada jiwanya, maka kami kemarin (Rabu, 18/3) langsung mengirim tersangka ke ke RSJ Menur surabaya," kata Kapolres Sumenep, AKPB Rendra Radita Dewayana melalui Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto.
Menurutnya, akibat prilaku yang dinilai tidak sadar salam dalam tahanan, membuat kepala tersangka mengalami luka yang sangat parah. Bahkan akibat lukanya itu, tersangka harus dijahit.
"Karena masih dalam tahap opservasi RSJ Menor Surabaya, kami masih belum bisa memberikan keterangan soal kondisi tersngka, apakah memang dia mengalami gangguan jiwa atau bukan. Kita masih menunggu hasilnya nanti," ungkapnya.
Menurutnya, jika tersangka terbukti ada ganguan jiwa, maka proses penyidikan akan dihentikan. Karena, hal tersebut sudah diatur dalam undang-undang. ”Saat ini kami masih mengorek keterangan dari keluarga tersangka, baik terkait riwayat hidupnya, maupaun dari sisi yang lain,” ungkapnya.
Untuk itu, pihak kepolisian polres Sumenep berancana akan membawa salah satu keluarganya ke RSJ Menur Surabaya. ”Kalau tidak ada halangan, besok akan diberngkatkan keluarganya ke Surabaya,” terangnya
Dalam peristiwa berdarah itu, pelaku tidak hanya membacok adik kandungny asendiri, melainkan juga membacok Hj Maisurah (55) bibi pelaku, Quratul Uyun (30) Sepupu pelaku, Maimunah (29) Isteri pelaku. Keempat korban tersebut merupakan warga Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding. Selain itu juga parang yang digunakan oleh pelaku mengenai tetangga tersangka yakni Abdul Gani (17) warga dusun Masjid, Desa Parebaan, Kecamtan Ganding, yang pada saatkejadian sedang berjualan di dekat TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Sementara, kondisi korban terus berangsur membaik, meskipun Gufron dan hj. Quratul Uyun masih menjalani perawatan di RSD. Moh. Anwar Sumenep. Dan hj. Hj Maisurah juga msih dalam perawatan medis di RSUD Pamekasan. Sedangkan dua korban lainnya, saat ini sudah pulang karena luka korban tidak terlalu parah. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons