» » Pelabuhan Kalianget Perlu Perbaikan

Pelabuhan Kalianget Perlu Perbaikan

Penulis By on Kamis, 19 Maret 2015 |



Sumenep, NewsDaerah – Kondisi pelabuhan kalianget, ynagterletak di Kecamatan Kalianget, sangat meprihatinkan. Bahkan jika tidak segera dilakukan perbaikan mengancam keselamatan warga utamanya saat akan menaiki kapal. 
Informasinya, sejumlah besi penyanggah dermaga yang menghubungkan antara jalan daratan ke dermaga kapal, sudah banyak yang rapuh. Bahkan sebagian sudah patah akibat termakan usia dan tidak pernah mendapatkan perbaikan dari pemerintah.
Selain itu, atap dermaganya siudah banyak yang bolong akibat dihantam angin laut yang besar setiap harinya. Bahkan, dua posko yang berada di atas jembatan penghubung itu sudah rusak, dan sepertinya sudah tidak ditempati kembali.
”Memang untuk kondisi pelabuhan saat ini sudah sangat miris.
Kita lihat saja, banyak besi penyanggahnya yang sudah karetan,” kata salah satu Tokoh Masyarakat Kecamatan Kalianget Sarkawi.
Pelabuhan Kalianget merupakan pelabuhan satu-satunya yang menghubungkan wilayah daratan Sumenep dengan wilayah pulau-pulau di sekitarnya. Seperti Pulau Kangean, Pulau Sapudi dan beberapa daerah di Jawa.
Memiliki posisi geografis pada Koordinat 7127.30S 1135324.74E, pelabuhan Kalianget dapat dicapai dengan mudah melalui jalan darat. Tak heran bila pelabuhan ini digunakan untuk orang yang ingin berdagang ke Pulau Poteran dan pulau-pulau lain seperti Kangean, Sapeken, Masalembu dan pulau-pulau sekitarnya.
Mirisnya kondisi pelabuhan kalianget itu juga diakui oleh anggota Komisi C DPRD Sumenep Indra Wahyudi. Oleh sebab itu, diirnya sebagai wakil rakyat meminta pemerintah untuk segera mengurus pelabuhan yang rusak. Sehingga, keberadaan pelabuhan itu bisa dinikmati dengan maksimal oleh masyarakat. ”Semua yang terlibat, termasuk pemkab hendaknya pro aktif untuk bisa memperbaiki pelabuhan yang rusak itu,” katanya.
Sebab, kata politisi Demokrta itu, pemkab punya kewajiban untuk menjemput anggaran perbaikan dan pembenahan pelabuhan itu. ”Pemkab wajib menindaklanjuti lebih jauh terkait anggaran pelabuhan itu. Sebab, keberadaan pelabuhan itu juga bisa mendatangkan income (pemasukan) ke PAD (pendapatan asli daerah),” jelasnya.
Sementara kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Muhammad Fadillah masih belum bisa memberikan kejelasan soal solusi alternatif untuk memperbaikai pelabuhan tersebut. Sebab saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak merespon meskipun nada sambungnya terdengar aktif.
Sementara Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Sumenep Agustiono membenarkan jika kondisi pelabuhan kalianget banyak yang rusak. Hanya saja diriya masih belum bisa melakukan perbaikan. Hal itu disebabkan karena terbatasnya anggaran. ”Untuk tahun ini kemungkinan besar tidak ada perbaikan. Karena dalam APBD tahun 2015 tidak ada anggarannya,” katanya
Selin itu lanjut, Agus, keberadaan pelabuhan itu merupakan otoritas pemerintah provinsi jawa timur. ”Dua tahun lalu, yang memperbaiki pelabuan itu adalah pemprov,” terangnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons