Sumenep,NewsDaerah – Mutasi
yang dilakaukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, terhadap salah satu
guru Favorit di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalebengan I, Kecamatan Rubaru,
gagal dilakukan. Buktinya, guru favorid dambaan semua murid, yakni Sunawi,
mulai hari ini (Kemarin) telah kembali mengajar di SDN Kalebengan I.
”Alhamdulillah,
hari ini semua siswa sudah masuk dan mau mengikuti KBM di sekolah ini,” kata Kepala
SDN Kalebengan I Hariyanto.
Kembalinya Sunawi
ke Sekolah SDN Kalebengan I itu salah satunya disebabkan selama tiga hari 189
siswanya terpaksa melakukan mogok sekolah. Selain itu berpindahnya
Sunawi juga
mendapat kecaman dari sejumlah wali murid.
”Untuk
mengembalikan ratusan siswa kami, tidak terlepas dari peran serta masyarakat
setempat yang terus mendesaknya, agar membuat surat ke Bupati, supaya Sunawi
dikembalikan ke sekolah semula,’’ lanjut Hariyanto.
Baru setelah
surat kepada Bupati dibuat, dan Sunawi secara sukarela mau kembali ke SDN
Kalebengan I, emosi wali murid dan masyarakat melunak kemudian mengembalikan
anaknya ke sekolah. ”Setelah masyarakat membuat surat permohonan ke Bupati, dan
Sunawi kembali ke Kalebengan, masyarakat baru percaya,” tegasnya.
Dikatakan,
sejak ratusan siswanya mogok sekolah, mulai Jumat (28/2), Kepala SDN Kelebengan
I, nyaris tidak pulang ke rumahnya. Hariyanto terus berkordinasi dengan
masyarakat sekitar, supaya sekolahnya tidak kosong. Bahkan meski hari Minggu,
ia tidak berlibur, demi mengembalikan siswa-siswinya. ”Alhamdulillah, upaya
yang kami lakukan membuahkan hasil, semua siswa kami sudah kembali masuk
sekolah,” pungkasnya.
Sunawi (45), guru favorit bagi siswa di SDN Kalebengan I, dikenal sangat rajin dan selalu dekat dengan siswa-siswinya, bahkan kerapkali datang dan berkunjung ke kediaman wali muridnya, khususnya jika ada anak/siswa yang perlu bimbingan khusus dalam belajarnya. Karenaya guru yang sudah 20 tahun mengajar tidak ingin tergantikan oleh siapapun. (din/fa)
Sunawi (45), guru favorit bagi siswa di SDN Kalebengan I, dikenal sangat rajin dan selalu dekat dengan siswa-siswinya, bahkan kerapkali datang dan berkunjung ke kediaman wali muridnya, khususnya jika ada anak/siswa yang perlu bimbingan khusus dalam belajarnya. Karenaya guru yang sudah 20 tahun mengajar tidak ingin tergantikan oleh siapapun. (din/fa)
