Sumenep,NewsDaerah - Mutasi yang
dilakukan oleh Dinas Pendidkan (Disdik) Sumenep, terhadap Sunawi, juga menuai
protes dari Sekretaris Komisi D DPRD Sumenep Moh. Imran. Bahlan, dirnya menilai
jika mutasi yang dilakukan itu dilakukan sepihak.
Sebab, pihaknya
meyakini jika mutasi yang dilakukan dengan cara musyawarah, tidak mungkin akan
terjadi polemik yang sampai menggangu terhadap proses KBM (Kgitan Belajar
Mengajar).
”Meskipn kami
masih belum tahu persis, tapi kami mempunyai keyakinan jika mutasi yang
dilakukan itu sepihak,” katanya.
Dirinya sebagai
wakil rakyat menyadarai jika rotasi jabatan
termasuk hal yabng lumrah. Hanya saja
diirnya berharap setiap langkah mutasi itu dilakukan secara profesional
sebagiamana mikanisme yang ada. ”Kalau sampai salah langkah, pasti akan
menimbulkanpolemik yang berkepanjangan,” terangnya
Oleh sebab itu,
pihaknya meminta Disdik selaku satker yang menangani peroslan tersebut, harus
segera menambil sikap tegas. Sehingga, persoal serupa tidak terjadi disekolah
yang lain.
Kepala Bidang ketenagaan
dan Kepengawasan Disdik Sumenep Fajarisman mengatakan, mutasi yang dilakukan di
seua sekolah, termasuk di SDN Kalebengan I sudah sesuai prosedur yang ada. ”Kalau
itu (Mutasi guru SDN Kelebengan I) dilakukan atas usulan dari yang bersangkutan,”
katanya
Atas dasar
itulah, pihaknya mengajukan mutasi kepada Bupati Sumenep A. Busyro Karim selaku
pemangku kebijakan tertinggi di Kabupaten Sumenep.
”Kalau memang
ada yang berbeda pendapat dengan kebijakan itu saya harap untuk legawa. Sebab,
mutasi itu dilakukan untuk kebaikan bersama dan dunia pendidikan di Sumenep,” tegasnya.
Sunawi
(45), guru favorit bagi siswa di SDN Kalebengan I, dikenal sangat rajin
dan selalu dekat dengan siswa-siswinya, bahkan kerapkali datang dan berkunjung
ke kediaman wali muridnya, khususnya jika ada anak/siswa yang perlu bimbingan
khusus dalam belajarnya. Karenaya guru yang sudah 20 tahun mengajar tidak ingin
tergantikan oleh siapapun. (di/fa)
