» » CD Santos Rp 220 Juta Disoal Warga

CD Santos Rp 220 Juta Disoal Warga

Penulis By on Rabu, 04 Maret 2015 |



Sumenep,NewsDaerah – Penanaman pohon kelapa dan pohon cemara di Pualu Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, yang dilakukan oleh Kelompok Masyarakat Kecamatan (Pokmascam) setempat, mulai disoal oleh warga. Pasalnya penanaman yang didanani melalui dana CD (nacommunity development) PT Santos senilai Rp 220 juta itu dinilai tidak memberikan manfaat bagi warga setempat.
Informasinya, pada tahun 2012 lalu perusahaan swasta ang bergrak di bidang Migas itu telah menggelontorkan dana CD sebesar Rp 70 juta. Dana tersebut diperuntukkan penanaman ribuan bibit kelapa di pulau yang dihuni sebanak empat desa itu, yakni Desa Lombang, Banjati, Banbaru dan Banmaleng, Kecamatan Gili Genting. Sayangnya keberadaan ratusan bibit kelapa tersebut sebelum memberian manfaat sudah banyak yang mati
akibat kurangnya perawatan.
Namun pada tahun 2013 dan tahun 20014 lalu, PT Santos kembali menggelontorkan dana CD sebesar Rp 150 juta, yakni pada tahun 2013 Rp 70 juta dan pada tahun 2014 Rp 80 juta. Dana puluhan juta tersebut diperuntukkan penanaman bibit cemara udang di Desa Banmaleng, Kecamatan Giligenting.
Haya saja penanaman ratusan pohon itu dinilai hanya buang-buang anggaran. Sebab, sebelum memberikan manfaat bagi warga setempat, bibit cemar tersebut sudah banyak yang mati. Hingga saat ini hanya tersisa sekitar seperempat dari jumlah semula.
”Bukannya kami mau buruk sangka, tapi kenayataan dilapangan seperti itu. Bahkan, hampir semua tanamannya sudah banyak yang mati. Sehingga adanya program itu terkesan hanya dijadikan bancakan oleh salah satu oknum tertentu,” kata wrga setempat Eko Wahyudi.
Mestinya, jika pemerintah di Kecamatan Gili Genting benar-benar memikirkna nasib warganya, program tersebut diperuntukkan pembangunan yang lain. Seperti sarana kesehatan yang saat ini masih belum memadai.
”Harusnya pemerintah Kecamtan itu berfikir realistis lagi. Saat ini warga sangat membuthkan jaminan kesehatan. Bukan penanaman pohon,” terangnya
Jika adanya progaram dipertahankan, tidak menutut kemungkinan pulau Gili Raja akan  tenggelam yang disebebkan proses eksplorasi dan ekploitasi yang dilakukan oleh PT Santos di perairan blok Malio tersebut. ”Bisa jadi. Jika pemerintah tidak sigap maka yang menjadi korban adalah warga Gili raja nantinya,” terang aktifis Migas itu.
Bahkan keberadaan dana yang telah digelontorkan itu, dinilai hanya dijadikan bancakan oleh salah satu oknum pihak kecamatan setempat, untuk meraup keuntungan yang bersifat pribadi.
”Kami yakin, dalam pengadan bibitnya tidak sesui dengan juknis yang ada. Bahkan, bisa saja terjadi markup anggran didalamnya,” terang tokoh pemuda setempat Syaiful Anang.
Dugaan terjadi markuo anggaran pembelian bibit tersebut terlihat saat proses pengadaan yang dinilai tidak transparan. ”Metinya sebelum program CD itu direalisasikan, terlebih dahulu di Musrembangcam dulu. Baru kalau sudah ada kepahaman dilakukan. Tapi kalau ini kan tidak, malah pengadaannya terkesan disembunyikan,” tambahnya.
Oleh sabab itu, saat ini dirinya bersama salah satu tim pemberhati anggaran akan menkaji Surat Pertanggungjawaban (SPj) program CD yang telah diberikan oleh Pokmascam kepada PT. Santos.
Sementara Camat Gili Genting Amirul Muslimin membantah jika aanya program CD yang dikeluarkan oleh PT Santos dinilai hanya jadi bancakan. Bahkan, pihaknya mengaku semua program sudah terealisasi sesuai dengan atauran yang ada.
”Itu tidak benar. Semua program sudah tealisasi dnegan baik. Bahkan, PT Santos sudah melakukan survie ke lokasi. Selin itu kami juga telah melaporkan kegiatan itu melalui SPj,” katanya.
Ditanya soal ketidak transparanan dala pengadaan bibit tersebut, pihaknya mengaku sebelum merealisasikan terlebih dahulu melakukan rapat koordinasi dengan kepala Desa setempat. ”Itu sudah melalui rapat dengan kepala desa,” terangnya tanpa memberikan keterangan yang rinci karena dirinya mengaku sedang sakit. (di/fa)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons