Sumenep, NewsDaerah – Kondisi jalan poros desa Kersek
Pote, Kecamatan Dungkek, dikeluhkan oleh warga setempat. Pasalnya, kondisi
sepanjang kurang lebih 5 Km (Kilo Meter) sangat memprihatinkan akibat termakan
usia dan tidak pernah dilakukan perbaikan oleh pemerintah setempat.
Informasinya, kondisi jalan utama Desa Gersik Putih, menuju
Kecamatan Dungkek itu, banyak bahan materialnya yang sudah kucar kacir,
sehingga menyebabkan badan jalan banyak yang berlubang dan menjadi genangan
air.
Salah satu warga setempat Fdaisal
menjelaskan, rusaknya jalan selain karena tidak pernah mendapatkan perhatian
dari pemrintah setempat, juga diakibatkan banyaknya kendaraan bermuatan besar
yang sering melintas setiap hari. ”Rusaknya
jalan ini sudah lama, namun hingga saat ini masih belum ada perbaikan yang
dilakukan oleh pemerintah daerah,” katanya
Dikatakan, dirinya selaku tokoh masyarakat
mengakui jika beberapa tahun terakhir seabagian jalan tersebut sudah dilakukan
perbaikan. Namun perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah daerah hanya bisa
bertahan dalam waktu yang singkat. Sehingga, saat ini bahan material seperti
batu krikil dan aspalnya banyak yang muali mngelupas.
Setalah perbaikan itu dilakukan, hingga saat
ini masih belum dilakukan perbaikan kembali. ”Ada sebagian yang diaspal, tapi
saat ini sudah rusak lagi. Sedangkan sebagian jalan lain, hanya diperbaiki
dengan cara pengerasan bukan dilakukan pengaspalan,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau agar
pemerintah daerah segera melakukan perbaikan. Hal itu mengingat jalan pros desa
itu menjadi akses utama masyarakat setempat.
”Beberapa waktu lalu, sejumlah masyarakat
sempat mendatangi kantor DPRD Sumenep untuk minta solusi agar jalan itu segera
dilakukan perbaikan. Tapi sayangnya samai saat ini masih belum ada respon
positif. Buktinya hingga saat ini kondisi jalan tetap dibiarkan rusak, bakan
bertambah hari kerusaknnya juga bertambah parah,” terangnya
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU)
Bina Marga Edi Rasiyadi masih belum bisa dikonfirmasi. Sebab, saat didatangi
kekantornya sedang tidak ada. Sementara saat dihubungi melalui telepon
selulernya sedang tidak aktif. (di/fa)

.jpg)