Sumenep,NewsDaerah - Meski
Pemkab Sumenep telah menerbitkan Surat Perintah Alokasi (SPA) raskin, namun
realisasi program beras untuk keluarga miskin raskin khususnya di
daerahnya belum bisa diluncurkan. Pasalnya, stok beras di Gudang Beras Bulog
Kalianget dinyatakan belum siap.
Berdasarkan
hasil pengecekan Tim Raskin ke Gudang Beras Bulog Kalianget,
stok yang tersedia di Gudang hanya 31 ton, sementara alokasi yang dibutuhkan
untuk program raskin sebanyak 1.745 ton setiap bulan. ”Stok
beras di Gudang
Bulog hanya 31 ton. Sangat jauh dari kebutuhan program raskin per bulannya,
itupun tidak jelas apakah stok yang ada itu memang sisa tahun lalu atau justru
titipan Desa atau Kecamatan dari Program raskin 2014,” terang Kasubag Sarana
Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep Wedi Sunarto
Wedi
menjelaskan, pihaknya telah menerbitkan SPA raskin sebab berdasarkan hasil
kordinasi dan surat edaran Kementerian Dalam Negeri diintruksikan agar
Kabupaten atau Kota supaya merealisasikan program raskin. Tim telah menindak
lanjuti Surat Edaran itu, namun stok raskin di Gudang masih belum siap
mengingat persediaan yang ada jauh dari kebutuhan.
”Hasil pengecekan Tim Raskin Kabupaten ke Gudang Bulog
ternyata pihak gudang masih belum siap karena stoknya jauh dari kebutuhan.
Bulog sendiri menyatakan belum bisa memastikan karena pengiriman beras ke
Gudang sistemnya jarak jauh, sehingga Pemkab tidak bisa memastikan raskin itu
dapat diluncurkan,” ujarnya

