» » Belum Ada Gerakan Anti Politik Uang

Belum Ada Gerakan Anti Politik Uang

Penulis By on Selasa, 31 Maret 2015 |



Indra Wahyudi
Sumenep, NewsDaerah – Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sumenep, hingga saat ini masih belum tampak kemeriahannya. Bahkan tidak hanya itu gerakan anti politik uang (money politic) juga masih belum dilakukan, baik oleh kalangan organisasi kemahasiswaan, organisasi kemasyarakatan maupun organisasi sosial.
Anggtoa Fraksi Demokrat Indra Wahyudi mengatakan, berdsarkan matannya tindakan tersebut hingga saat ini masih belum dilakukan. ”Selama ini kami masih belum melihat gerakan itu. Baik yang dilakukan oleh elemen masyarkat amupun sejumlah kalangan politisi. Padahal sesuai atruan yang ada, pelaksanaan pilkada aka diakukan pada akhir tahun ini,” katanya
Menurut Yudi, sapaan akrabnya Indra Wahyudi, mestinya langkah seperti itu sudah dilakukan mulai saat ini. ”Ini kan sifatnya pencegahan dan langsung berhubungan dengan kondisi sosial masyarakat. Untuk merubah kondisi sosial tentunya tidak bisa dilakukan dengan cara singkat,” terangnya.
Menurutnya, pilkada serentak tahun ini pemerintah ditantang untuk ciptakan pilkada yang bersih sesuai manat demokrasi dan terbebas dari money politic. ”Disadari atau tidak, setiap adanya pemilihan warga selalu diwarnai politik uang. Padahlan tindkan itu sangat tidak baik, karena bisa mencederai proses demokrasi yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut Anggota Komisi III DPRD Sumenep itu mengatakan, jika prilaku tersebut tetap dipertahankan, maka juga akan berpengaruh terhadap proses penetuan pemimpin. ”Jadi, tindakan pencegahan dan penyadaran itu sangat kita tunggu. Kami harap pilkada saat ini terbebas dari politik uang,” ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Aktifis Jatim Corruption Watch (JCW) Abdur Rahman. Dirinya meyakini jika politik uang tetap mewarnai pilkada tahun ini, maka tidak menutut kemungkinan akan banyaknya pemimpin yang tersandung tindak pidana korupasi.
”Itu sudah pasti, karena setelah jadi dipastikan tidak lagi memikirkan rakyantanya,” katanya.
Sementara Komisioner KPU Sumenep Malik Musthafa mengaku masih belum bisa melakukan tindakan apapun termasuk melaksankan tahapan-tahapan pilkada. Psalnya, hingga saat ini PKPU masih belum turun dari KPU Pusat. "PKPU masih belum turun. Sehingga tahapn masi belum bisa melakukan tahapan pilkada," katanya. (ND/di)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons