» » Anggaran Aksioma Diduga Ngalir Ke Kemenag

Anggaran Aksioma Diduga Ngalir Ke Kemenag

Penulis By on Senin, 16 Maret 2015 |



Sumenep.NewsDaerah – Dugaan adanya indikasi adanya bancakan dalam pelaksanaan kegiatan Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tahun 2015 yang diselenggarakan oleh KKM (Kelompok Kepala Madrasah) dibawqah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep, terus mencuat. Bahkan, saat ini ada dugaan jika sebagian dana pelaksanaan aksiona mengalir ke salah satu oknum Kemenag.
Informasinya, untuk pelaksanaan Aksioma ditingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dimintai sumbangan Rp 10 ribu persiswa dimasing-masing lembaga. Dari uang sumbangan tersebut sebesar Rp 3 ribu diberikan kepala Kanwil Jatim dan Rp 7 ribu dikelola Kemenag Sumenep, untuk pembiyaan kegiatan acara tersebut.
”Untuk pastinya kami masih belum mengetahui. Tapi
rumur yang berkembang seperti itu,” kata Tim Investigasi Sumenep Corruption Watch (SCW) Junaidi Pelor.
Aksioma merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenag disetiap kabupaten/kota, pelaksaan itu dimaksudkan sebagai salah satu cara untuk menjaring atlit yang profesional. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap dua tahun satu kali. Sedangkan penyelenggara kegiatan tetsebut adalah KKM (Kelompok Kepala Madrasah).
Semua pembiayaan pelaksanaan Aksioma dibebankan kepada madrasah dengan cara dimintai sumbangan sesuai jumlah siswanya. Sumbangan yang bersifat wajib itu berfariasi, jika tingkat MTs Rp 10 ribu persiswa untuk jenjang MA Rp 16 ribu persiswa. Sumbangan tersebut berlaku bagi semua lembaga, baik yang akan berpartisipasi atau lembaga yang tidak mengirimkan siswa terbaiknya dalam acara dimaksud.
”Kami terus akan melakukan penelusuran adanya informasi itu. Jika mememang benar, kami sangat menyayangkan atas tindakan itu,” terangnya
Sebab, lanjut Junaidi, tidak semestinya prilaku tersebut dilakukan. ”Jika memang benar, mestinya tidak terajadi, karnea perbutan itu menjadi presiden buruk terhadap generasi bangsa kedepannya,” kesalnya.
Kepada Kemenag Suemenep Moh. Shodiq terkesan cuek saat dikonformasi melalui telepon selulernya tidak merespon meskipun nada sambungnya terdengar aktif. Demikian pula saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya (SMS) hingga berita ini diturunkan tidak meresponnya.
Namun sebelumnya, dirinya tekersan lepas tangan terkait anggaran pelaksaan Aksioma. Sebab, penganggaran pelaksanaan kegiatan Aksioma dirinya masih belum menjabat sebagai kepala Kemenag. ”Kegitan Aksioma itu kan merupakan kegitan dua tahunanan. Jadi, saya kurang begitu tahu soalnya saya masih belum menjabat sebagai kepala. Namun kemungkinan besar untuk seluruh madura anggrannya itu pasti sama,” katanya
Selain itu, lanjut Shodiq anggaran pelaksaan Aksioma telah dimusyawarahkan oleh KKM Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sehingga, pembiyaan pelaksanaan Aksioma itu ditanggung bersama oleh pengelola sekolah. ”Jadi, sangat tidak mungkin kalau anggran itu dikatakan tidak rasional,” pungkasnya. (di/fa)


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons