» » Pekerjaan Proyek Dinilai Tanpa Konsep Yang Jelas

Pekerjaan Proyek Dinilai Tanpa Konsep Yang Jelas

Penulis By on Minggu, 08 Februari 2015 |



SUMENEP – Pekerjaan proyek utamanya yang berhubungan dengan pembangunan di Kabupaten Sumenep nampaknya masih belum sepadan dengan harapan pemerintah. Hal itu diduga karena proyek pmebangunan di Sumenep tanpa ada konsep yang jelas.

Akibatanya, meskipun setiap tahun telah dianggrakan miliaran rupiah, namun tidak berimbas terhadap kemajuan daerah. Hal itu semua disampaikan oleh anggota komisi A DPRD Sumenep Abrori Mannan. Menrutnya, pembanguan di Sumenep hanya terkesan mengahbiskan anggaran.

”Selama ini konsep pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah masih belum jelas.
Bahkan selama ini pemeritnah daerah hanya sukses merealisasikan anggaran saja,” katanya.

Dia menconkan pengembangan wisata Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek. Pemerintah hanya bisa menginformasikan jika di pulau tersebut tergolong wilayah dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia. Namun konsep pembangunnaya tidak jelas. ”Pembanguan pulau itu masih belum jelas. Baik rencana wisatanya, sarana pendukungnya apa, dan lain semacamnya masih belum dijelaskan secara detail oleh pemerintah,” terangnya

Mestinya kata politisi PKB asal dapil tiga itu, jika memang akan dikadikan tempat wisata, maka pemerintah mempersiapkan dengan semaksimal mungkin. Baik mulai penyediaan transportasi, dan sejumlah tatanan yang bisa membuat wisatawan betah.

”Kalau memang pemerintah daerah serius, banyak hal kiranya yang harus dilakukan, mulai menjajaki kerja sama dengan daerah lain seperti Bali dan Kota Lombok di Pulau Nusa Tenggaran Barat (NTB). Kalau nanti disediakan kapal wisata yang melayani rute Sumenep, Bali dan Lombok akan lebih menarik. Bahkan, rute tersebut akan menjadi segitiga emas,” katanya.

Bahkan lanjut Abrori, akibat ketidak jealsan konsep pemerintah daerah dalam merealisaikan pembanguan di Sumenep, banyak tempat wisata yang terkesa tidak terawat.

Salah satunya pantai lombang yang tekenal dnegan pohon ceamra udangnya. Selin itu, pantai salopong yang saat ini keberadaannya masih amburadul. Padahal hampir setiap tahun anggran untuk pembanguan di Sumenep, khsusnya pembangunan jalan selalu meningkat.

”Nah, kalau seperti itu kan menjadi mubazir. Bahkan, setiap proyek yang telah dianggarkan terkesan sia-sia,” pungkasnya. (fr).

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons