» » Nelayan Tewas Disambar Pertir

Nelayan Tewas Disambar Pertir

Penulis By on Kamis, 12 Februari 2015 |

ilustrasi buy google
SUMENEP - Nasib Sial menimpa Pak Idrus (40) warga Dusun Mursampung, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, harus meranggang nyawa saat mengumpulkan ikan hasil tangkapannya diatas perahu, tepatnya di peraiaran Pulau Gilingan, Desa Banmaling, Kecamatan Gili Gentng.
Informasi yang berhasil dihimpun News Daerah, korban sekitar pukul 03.00 dini hari berangkat malaut bersama sembilan teman seprofesinya. Pencairan ikan itu dimulai dari perairan Kecamatan Pragaan hingga ke daerah peraian Gili Genting.
Korban pada saat itu menggunakan perahu warna merah yang diberi nama Bajak Laut. Karena melihat ahasiol tangkapan yang dinilai sudah banyak,
dan juga waktu sudah sore, maka mereka bersepakat kembali ke peraiaran Kecamatan Pragaan, namun ditangah perjalan pulang itu mereka sambil menabur jaring untuk menambah hasil tangkapnnya.
Setelah jaring yang ditabur dan dipenuhi dengan ikan terangkat ke atas perahu, korban bersama satu orang temannya mengambil ikan yang masih terkena jaring. Sementara 8 temannya yang lain sedang istirahat. Nah, pada saat itulah tiba-tiba terdengar suara kilat dan langsung menyambar korban hingga tewas.
”Informasi yang kami dengan seperti itu, pada saat kejadian sudah banyak polisi disana,” kata tetangga korban Amir.
Kejadian tersebut sempat membuat teman profesinya terkejut. Pada saat itu sembilan temannya langgsung menghampiri korban, hanya saja saat temannya tiba nyawa korab sudah tidak tertolong lagi. ”Keluarga korban baru tahu saat salah satu temannya menghubungi melalu telepon selulernya. Sehingga, keluarganya juga bergegas untuk menjemput korban yang masih dalam perjalan pulang,” terangnya
Sesampainya di bibir pantai, korban disambut isyak tangis oleh sanak keluarganya dan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan di pemakaman umum. ”Akibat kejaidn tersebut punggung korban mengalami luka seperti luka bakar. Bahkan kulit kepalnya juga terkelupas,” terangnya
Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana melalui Kapolsek Gili Genting AKP Sumaryo membenarkan kejadian tersebut. ”Benar itu, kami sudah mendapat laporan soal kejadin tersebut. Bahkan, kami langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara),” katanya.
Selain itu, pihak kepolisian setempat juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengetahui kronologsi dan penyebab matinya korban. Untuk memastikan kematian korban karena murni disambar petir, krop baju coklat itu, juga telah meminta hasil visum korban.
”Kami telah koordinasi dengan pihak keplisiasn Polsek Pragaan, dan juga kepala desa Prenduan,” tukasnya. (df)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons