» » Kantor SMPN 1 Rubaru Dibobol Maling

Kantor SMPN 1 Rubaru Dibobol Maling

Penulis By on Kamis, 12 Februari 2015 |


ilustrasi buy google

SUMENEP – Meskipun pihak kepolisn polres sumenep, gencar memburu pelaku tindak pidana pencurian diwilayah hukum mapolres sumenep, namun aksi aksipencurian tetap marak terjadi. Bahkan, aksi bejat itu tidak hanya terjadi di rumah warga, melainkan saat merambah dilingkungan pendidikan. Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Rubaru.
Dimana komplotan palaku aksi tindak pinda pencurian, telah berhasil membobol kantor SMPN 1 Kecamtan Rubaru, Rabu (12/2) sekitar pukul 03 dini hari. Akibatnya, sejumlah barang elektronik yang ada di ruang kantor tersebut, lenyap di embat maling.
Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Rubaru Supardi menjelaskan, diketahuinya kejadian
tersebut setelah salah satu petugas sekolah masuk ke dalam kantor SMPN 1 Rubaru sekitar pukul 07.00. pada saat itu petuga sekolah merasa terkejut saat melihat suasana rungan kantor dalam keadaan kucar kacir.
Alagkah terkejutnya, saat sejumlah guru dan juga petguas sekolah memasuk kedalam kantor, semua alat elektorniknya sudah tiada.
"Ada enam macam barang elektonik yang hilang, yakni dua reserver, satu TV ukuran 29 inc, sound komputer, speaker aktiv, dan Ampli,” kata Supardi.
Menurut Supardi, melihat kondisi yang seperti itu, pihaknya langsung melaporkan tindkan itu ke pihak keolisian setempat. "Karena ini menyangkut kriminal, maka kami minta pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut pada polsek setempat, agar dilakukan olah TKP (Tempak Kejadian Perkara)," katanya.
Sementara Kapolres Sumenep Rendra Radita Dewayana melalui Kapolsek Rubaru AKP Sahrawi membenarkan kejadian tersebut. ”Tadi pagi kami sudah mendapatkan laporan dari pihak sekolah jika ada aksi pencurian. Kami sudah melakukan olah TKP dan juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saki,” katanya
Selian itu, kepolisian juga akan memeriksa sejumlah petugas yang bertugas malam hari. ”Untuk bahan penyelidikan, kami juga akan melakukan pemeriksaan kepada pihak sekolah yang bertugas dimalam hari pada saat kejadian,” ungkapnya.
Informasi lain mengatakan, jika pada saat kejadian ada salah satu petugas yang sedang pikit di sekolah SMPN 1 Rubaru. Hanya saja Jailani pada saat itu pulang ke rumahnya sekitar pukul 3.00 (subuh). Sehingga dipaerkirakan aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.00 saat Jailani pulang ke rumahnya.
Adapun kerugian akibat ualah tangan jail itu, diperkirakan mencapai Rp 6 juta. (df)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons