» » 60 Persen Warga Belum Teraliri Listri

60 Persen Warga Belum Teraliri Listri

Penulis By on Senin, 16 Februari 2015 |

SUMENEP - Minimnya penerangan di Sejumlah Kepualauan yang berada di lungkungan Kabupaten Sumenep masih sangat minim. Bahkan jika dibandingkan dengam daerah daratan sumenep, sebanyak 60 persen di Daerah Kepulauan masih belum teraliri listrikbsecara maksimal.
Salah satu warga Pulau Sabuntan, Kecamatan/Pulau Sapekan, Rasul mengatakan, saat ini penerangan masih cukup minim. Bahkan, sejumlah kepulauan yang lain hanya bisa menikmati selama 12 jam lamanya. "Kalau dibandingkan dengan wilayah daratan, masih sangat jauh. Terkadang disini terjadi pemadaman, sehingga warga memakai lilin untuk penerangan," katanya
Menurutnya, kondisi serupa tidak hanya terjadi di daerahnya saja,
melainkan juga terjadi di sejumlah kepulauan yang lain. Seperti, pulau sapangkur, pulau Arjasa dan pulaun tetangga lainnya. "Oleh karena itu, kami minta pemerintah daerah resfek untuk memberikan pelayanan penerangan ini. Karena bagi kami penerangan sangatlah dibutuhkan," pintanya.
Keberadaan itu diakui oleh Maneger PT PLN Persero Rayon Sumenep Slamet Riyadi. Bahkan jika dikalkulasikan, warga yang masih belum teraliri penerangan di sejumlah kepulauan sekitar 60 persen. "Itu lebih besar dibandingkan di daerah daratan yang hanya sekitar 20 persen. Ini semua berada disejumlah waega yang berada dipelosok pedesaan," katanya.
Kendati demikian, pihaknya optimis dalam kurun waktu beberpa tahun kedepan, seluruh warga yang masih belum teraliri listrik, juga akan menikmati aliran penerangan. Pasalnya, PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) setiap tahunnya mengandekan akan mengembangkan perusahaannya sebanyak 20 persen.
"Untuk dana pengembangannya, itu kami ambil dari dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan juga APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah)," tetangnya.
Dikatakan, untuk dana yang bersumberkan dari APBN akan dikelola oleh PT PLN melalui program listrik pedesaan. Sementara untuk APBD melalui kantor energi Sumber daya minerel (ESDM). Pengembangan dilakukan dengan sistem kerja sama oprasi (KSO).
”Ada perbedaan dengan tahun sebelumnya, jika pada tahun sebelumnya aset yang telah dibangun pemda (Pemerintah Daerah) dihibahkan kepada PLN, namun saat ini PLN hanya sebagai pengelola saja. Sementara asetnya tetap milik Pemda," terangnya.
Menurut Slamaet, meskipun pihak PLN menargetkan pengembangan sebesar 20 persen setiap tahun, namun pada tahun 2015 target tersebut dipastikan tidak akan diterapkan. Pasalnya, banyak pekerjaan yang masih belum tuntas dikerjakan pada tahun 2014 yang lalu.
Pada tahun 2014 lalu terdapat lima titik diantaranya, Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Desa Romben Rana dan Desa romben Guna, Kecamatan Dungkek dan Desa Nyabakan, Kecamatan Batang-Batang.
 ”Program yang kami lakukan sifatnya bekelanjutan. Jadi, karena ada sisa pada tahun 2014 lalu, maka tahun ini masih akan mnyelesaikannya," janjinya.
Terpisah Kepala Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Sumenep, Abd. Kahir mengaku akan terus berupaya untuk memberikan penerangan secara menyeluruh terhadap semua warga. Baik, yang berada di daerah kepulauan maupun di daerah daratan Sumenep. "Kami teurs beruapaya sekuat mungkin. Seagai salah satu contoh kongkrit untuk Pualau Raas, dalam jangka panjang kami akan bekerjasama dengan PLN," katanya
Menurut Mantan Kabag Humas Setkab Sumenep itu, kerjasa ini sebagai langkah priventif pemerintah sumenep untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal, khususnya dalam segi penerangan. "Kerjasama ini akan dibangun untuk rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) atau CNG," terangnya
Untuk penerangan sementara waktu, pemerintah akan terus berusaha untuk pengadaan mesin genset. "Kalau jangka pendeknya kami terus berusaha untuk mengadakan mesin genset. Pada tahun 2015 ini kami berencana untuk pengadaan satu unit mesin genset yang akan di letakkan di Desa Jungkat," tukasnya. (d/f)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons