» » Warga Kepung Kantor Camat Guluk-Guluk, Minta Kepala Desa Guluk-Guluk Diadili

Warga Kepung Kantor Camat Guluk-Guluk, Minta Kepala Desa Guluk-Guluk Diadili

Penulis By on Senin, 08 Desember 2014 |



SUMENEP – Ratusan warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk mendatangi kantor camat setempat, Senin (9/12) sekitar pukul 9.30. mereka meminta agar camat Guluk-Guluk mengadili kepala Desa Guluk-Guluk Ikbal. Sebab, mereka menilai kepala desa yang baru saja memenangkan Pesta Demokrasi tingkat desa untuk kedua kalinya itu, telah merampas jatah bantuan beras untuk keluarga miskin (Raskin) selama lima tahun kepemerintahan sebelumnya.
Bahkan informasinya setiap tahunnya Daftar Penerima Manfaat (DPM) mengaku hanya diberi jatah sebanyak lima kilogram dengan uang tebusan sebesar Rp 6 ribu per tiga kilogramnya. Seperti pada tahun 2014 para penerima raskin hanya menerima raskin pada bulan juni yang lalu.
Pantauan, Koran Madura, sebelum ratusan warga Desa/Kecamtan Guluk-Guluk
sebelum melakukan unjuk rasa sekitar pukul 8.30 berkumpul di lapangan Kecamtan Guluk-Guluk. Baru setelah ratusan warga berkumpul, sekitar pukul 8.45 mereka mulai berinjak menuju kantor Kecamatan Guluk-Guluk dengan cara berjalan kaki.
Sambil berjalan mereka berorasi yang intinya meminta agar Kades Desa Guluk-Guluk diadili. Selain itu, mereka juga membawa poter yang bertuliskan ’Tahun 2014 jangan hanya maling sapi yang dipenjara, Ikbal juga maling beras, dia harus dihukum mati.’ ’Jangan Rampas Hak Kami Ikbal.’ Dan sejumlah tulisan berbentuk kecamaan lainnya.
Baru sekitar pukul 09.30 para dmonstrans lokal itu sampai didepan kantor Kecamtan Guluk-Guluk. Sesaminya disana mereka secara bergantian melakukan orasi. Dalam orasinya mereka meminta Camat selaku pemegang kekuasaan tertingi di tingkat Kecatman diminta agar ikut bertanggungjawab. Sebab, setiap kali raskin dilakukan pendiostribusian pihak camat juga ikut didalamnya.
Koordinator Lapangan (korlap) Subli Bangal (32) mnejelaskan, kedatangan mereka ke kantor camat tiada lain untuk meminta pejabat dilingkungan Camat setempat untuk mengadili kepala Desa Guluk-Guluk. Sebab, selama lima tahun kepala Desa Guluk-Guluk diduga telah menyelewengkan beras raskin. ”Ini tidak bisa dibiarkan, maknya kami dengan hormat meminta agar pemerintah segera mengadili kepala desa Guluk-Guluk Ikbal yang telah mencuri hak masyarakat miskin selama lima tahun secara berturut-turut,” katanya.
 Padahal, lanjut Subli, setelah dirinya melakukan kroscek ke camat Guluk-Guluk, Kepala Desa Guluk-Guluk secra resmi melalakukan penebusan raskin sebagaimana mestinya. Hanya sja, dalam realisasinya selalu tidak sampai pada DPM yang telah terdaftar itu. ”Setelah kami konfirmasi kepada camat, saya mendapatkan informasi bahwa raskin sudah ditebus, bahkan saat ini sudh mencapai lebih dari 95 persen. Namun, anehnya hingga saat ini hanya satu kali yang sampai pada masyarakat yang berhak menerimanya,” terangnya.
Sementara jatah Raskin yang diterima Desa Guluk-Guluk setiap bulannya mencapai kurang lebih 24 ton 720 kg dengan jumlah DPM sebanyak 1.640 DPM. ”Ini sudah pendustaan bagi masyarakt miskin. Dan sudah jelas kepala desa telah memakan raskin selama dia menjabat,” terangnya
Oleh sebab itu, pihaknya berjanji temuan tersebut akan ditindak lanjuti sampai ke ranah hukum. ”Kami dalam waktu dekat akan melaporkan tindakan ini ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Sumenep. Selain itu kami juga akan melaporkan ke DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) setempat. Karena mereka juga adalah wakil rakyat yang harus tahu persoalan ini,” ancamnya.
Camat Guluk-Guluk Sumarsono tidak menampik jika penebusan raskin untuk Desa Guluk-Guluk sejak bulan Januari hingga bulan Desember 2014 sudah ditebus semua. ”Penebusan raskin sampai Desemer sudah lunas ditebus semua,” katanya
Seharusnya kata mantan Camat Kangaian itu, bantuan raskin itu sudah dinikmati oleh sejumlah warga yang berhak menerima. Sayangnya sampai saat ini masih banyak warga yang mengaku masih belum menerima, seperti yang tejadi di Desa Guluk-Guluk. ”Kami sudah memberikan wargning (peringatan) kepada semua kepala desa, jika setelah dilakukan penebusan segra dicairkan kepada penerima masing-masing. Namun kami tidak mengerti kenapa masih terjadi seperti ini,” ungkapnya
Disingung masalah pengawasan, pihaknya berdalih selama ini beras raskin setiap bulannya selalau terealisasi engan baik. Sebab, pada saat dirinya melakukan pengecekan kepada kepala desa setempat raskin sudah didistribusikan semua sesuai dengan ketentuan.
”Saya di sini baru menjabat selama satu tahun.  Sehingga, untuk tahun-tahun sebelumnya saya tidak tahu,” timpalnya.
Sementara kepal desa Guluk-Guluk Ikbal masih belum bisa memberikan kejelasan terkait berbagai tudingan ratusan warganya itu. Sebab, saat dihubungi melalui telepon seluelrnya sedang tidak akatif hingga berita ini ditrunkan.. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons