SUMENEP - Sejumlah warga Kepulauan Arjasa, Kepulaun
Kangean, mengeluhkan pelayanan Pembangkit Tenaga Diesel (PLTD) setempat. Pasalnya, sejak setengah bulan yang lalu
petugas PLTD melakukan pemadaman bergilir.
Pemadaman bergilir tersebut, diduga kuat karena faktor
Gensit yang digunakan
perusahaan perseorangan itu sudah tua termakan usia.
Sehingga, tidak bisa mengimbangi terhadap jumlah pengguna yang memcapai ratusan
watt.
"Sejak akhir bulan kemarin selalu ada pemadaman
bergilir. Infonya karena mesi PLTD yang dipakai sedang konslet," kata
salah satu warga setempat Said
Akibat adanya pemadaman secara bergilir itu,
menyebabkan kondisi diperumahan warga menjadi gelap. "Sebagai
penggantinya, kami memakai lampu talpek (alat penerangan yang dibuat dari
kaleng dan minyak gas atau solar). Sebagian lagi ada yang memakai lilin setiap
pemadaman terjadi," kata seorang pungusaha sukses itu.
Dia berharap agar pihak PLN sebagai pemilik perusahaan
agar segera memperbaiki, bahkan jika perlu mendatangkan genset yang baru. ”Itu
semua demi kenyamanan pelanggan. Karena walaupun penerangan tidak ful satu
buan, warga tetap bayar seperti biasanya,” pintanya.
Untuk diketahui, jumlah PLTD sebanyak 8 unit,
rinciannya 4 mesin Genset milik Perushaan Swasta, dan 4 mesin genset laninnya
milik PLN. Hanya saja sebanyak 7 mesin saat ini tidak beroperasi lantaran masih
dalam perbaikan. Sehingga, saat ini yang beroperasi hanya satu unit. Pembarikan
tersebut diperkirakan selesai sampai minggu depan. (di/fa)
