SUMENEP - Aparat Desa
Kasengan, Kecamatan Manding, Sumenep, terpaksa belum membagikan kartu
Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), pada 66 warganya. Mereka merasa
ketakutan membagikan kartu tersebut, lantaran penerimanya berkurang.
Penerima bantuan
pemerintah yang sebelumnya berjumlah 351 orang
semasa pembagian bantuan
langsung tunai (BLT) 2009-2010, saat ini jumlahnya berkurang 285 orang, dan
menjadi 66 penerima PSKS. Sehingga aparat desa setempat merasa ketakutan
membagikan kartu tersebut pada penerima.
Pihak desa masih
berkordinasi dengan Camat, maupun Bupati, sebelum membagikan kartu tersebut
pada masyarakat. Agar tidak terjadi gejolak dan anggapan yang bukan-bukan dari
masyarakat.
"Ketakutan kami
ya disitu, jumlah penerima bantuan yang sebelumnya 351 orang, sekarang hanya 66
orang. Terus yang 285 orang penerima sebelumnya kemana. Makanya hingga sekarang
kartu itu belum kami bagikan, kami masih akan berkordinasi dengan atasan
dulu,"kata Samsul Huda, Sekretaris Desa (Sekdes) Kasengan
Sementara Mahfud,
Kepala Desa Kasengan (Kades) membenarkan belum dibagikannya kartu PSKS kepada
yang berhak atau penerimanya. Hal itu dilakukan karena pihaknya masih akan
berkordinasi dengan camat dan bupati, sebelum membagikannya pada masyarakat.
Selain itu, pihaknya
akan menanyakan pihak statistil terkait banyaknya warga desanya yang tidak lagi
menerima bantuan dari pemerintah. Padahal sebelumnya mereka jelas-jelas
menerima bantuan tersebut dari pemerintah.
"Kalau sudah
seperti ini pasti masyarakat menuding aparat desa yang bermain, apapun alasan
yang kami berikan, mereka tetap tidak mau tahu-menahu urusan itu. Padahal yang
memberikan kebijakan adalah pejabat diatas kami," pungkas Mahfud, Kepala
Desa Kasengan. (sa/di)
