» » Tim Monitoring PNPM Dinial Tembang Pilih

Tim Monitoring PNPM Dinial Tembang Pilih

Penulis By on Kamis, 18 Desember 2014 |



SUMENEP – Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh tim monitoring Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Jawa Timur, terhadap dua Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) di Desa Banmaleng, Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, disoal oleh warga setempat.
Adapun kelompok yang dilakukan sidak pada saat itu, yakni Kelompok SPP Jamilah Solawat Al Hasimi dan Kelompok SPP Gili Indah. Dua kelompok tersebut berdomisili di desa Banmaleng. Tujuan sidak yang dialkukan itu, dikarenakan dua kelompok tersebut mempunyai tunggakan sebesar Rp 18 juta lebih. Yakni untuk  kelompok SPP Jamilah Solawat Al Hasimi sebesar Rp 62 juta, sedangkan kelompok SPP Gili Indah sebesar Rp 90 juta.
Hanya saja, monitoring yang dipimpin oleh PJOK PNPM Jatim Jusuf itu,
dinial tebang pilih. Sebab, dari dua kelompok yang sama-sam memiliki tunggakan tersebut, hanya satu yang dimintai surat jamian. Yakni, kelompok Jamilah Solawat Al Hasimi. Sedangnakn kelompok Gili Indah terkesan dibiarkan. Seedangkan jaminan yang diberikan oleh kelompok Jamilah Solawat Al Hasimi adalah sertifikat rumah ketua sekaligus sertitifikat tanah yang bersangkutan.
”Kami hanya meminta ketegasan dari petuga PNPM. Jika, sat kelompok dimintai jaminan, maka kelompok yang lain juga harus diminta jaminan pula,” kata Syaiful Anang tokoh pemuda setempat.
Sebab, kata Syaiful, di pulau yang dihuni sebanyak empat desa itu, tidak hanya dua kelompok SPP yang mempunyai tunggakan, melainkan beberapa kelompok yang lain juga memiliki tunggakan.
”Ini lah yang kami sesalkan, padahal informasi yang kami terima, banyak kelompok lain yang punya tunggakan, bahak informaisnya banyak uang pinjaman itu yang tidak sampai kepada anggotanya, melainkan hanya dipakai oleh pengurus harian. Sedangkan kelompok yang benar-benar dipakai anggota, malah ditarik jaminan, ini kan sudah tidak masuk akal,” terangnya.
PJOK PNPM Jatim Jusuf masih belum bisa memberikan kejelasan, sebab saat dihubngi melalui telepon selulernya sedang tidak akti. Begitu pula dengan FK PNPN Kecamatan Gili Genting H. Imran.
Sementara UPK PNPM Kecaman Gili Genting terkesan cuiek, sebab saat dihubungi melalui telepon selulernya, tidak merespon walaupun nada sambungnya terdengar aktif. Begitu pula saat dihubungi melalui pesan singkatanya, sampai berita ini diturunkan berlum ada jawaban. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons