» » SCW Tuding Pengawasan Raskin Jalan Ditempat

SCW Tuding Pengawasan Raskin Jalan Ditempat

Penulis By on Selasa, 09 Desember 2014 |


Junaidi Pelor

SUMENEP Banyaknya indikasi penyelewengan bantuan beras untuk keluarga miskin (raskin) di Kabupaten Sumenep mendapta tanggapan serius dari Koordinator Tim Investigasi Sumenep Corruption Watch (SCW) Junaidi SH. Bahkan dirinya meyakini banyaknya kasus raskin disebabkan pengawasan yang dilakukan oleh tim pengawas raskin jalan kurang maksimal atau bisa dikatakn jalan ditempat.
”Kami akui sistem pendistribusian raskin saat ini memang telah bagus. Hanya saja masih ada sistem pengawasan yang tidak jalan, sehingga masih banyak celah bagi oknum tertentu untuk melakukan kecurangan,” kata Junaidi kemarin.
Untuk mengawal pendistribusain raskin sampai ke Daftaf Penerima Manfaat (DPM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah membentuk tim pengawas (Timwas) yang berfungsi untuk mengawasi pendistribusian sampai ke masing-masing DPM disetiap desa. Anggota timwas tersebut terdiri dari bergabai unsur, mulai dari petugas kepolisian, petugas dari pemkab setempat dan juga dari berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Hanay saja menurut Junaidi, keberada timwas itu terkesan hanya formalitas saja. Sebab,
hampir setiap tahun pendistribusian raskin selalu mengalami permaslahan yang cukup urgen. Bahkan ada yang sampai ke meja hijau. "Nah, ini kan sudatu bukti jika pengawasan sangat lemah. Logikanya, Kalau pengawasan yang dilakukan serius, maka tidak mungkin permasalahan itu akan terjadi,” ungkapnya
Bahkan lanjut Junaidi, dirinya menduga timwas yang dibentuk oleh pememerintah juga menerima seteran dari sejumlah kalangan. Sehingga, walaupun mengetahui permainan tersebut terkesan bungkam. ”Bisa saja seperti itu, karena sangat tidak mungkin orang akan diam melihat kecurangan kalau tidak ada main dibelakan itu, atau yang diistilahkan uang dengar sebagai jaminan tutup mulut,” ungkapnya
Apalgi kata Junaidi, kasus serupa tidak hanya terjadi di salah satu kecamtan saja, melainkan dugaan penyelewengan juga terjadi di sejumlah desa di 27 kecamatan. ”Mafia raskin di Kabupaten Sumenep sudah terorganisir. Sehingga, meskipun penyelewengan kerap terjadi tidak pernah terungkap,” katanya.
 Oleh sebab itu, lanjut Junaidi, menghimbau jika timwas yang telah terbentuk selama puluhan tahun itu, sebaiknya dibubarkan saja. ”Apa gunanya aa timwas, jika tidak pernah mengnugkap satu persoalan raskin, lebih baik dibubarkan saja, jangan hanya mengambil honor dari pemerintah,” harapnya.
Kapolres Sumenep AKBP Marjoko melalui Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Jaiman mengatakan, jika selama ini krop baju coklat dalam mengawal pendistribusian raskin sudah sesuai prosedur yang ada. ”Setiap ada pendistribusian raskin ke titik pendistribusian di Desa, kami pastikan selalu ada petugas kepolisan yang ikut mengawalnya. Jadia kami bis apastikan jika jkalau diperjalan tidak mungkin ada penyimpangan,” katanya
Hanya saja dirinya terkesan lepas tangan ketika persoalan raskin muncul setelah titik pendistribusin dilakukan. ”Kalau penyelewengan itu terjadi ditinggakat desa setelah titik pendistribusin dilakukan, maka kami tidak tahu. Karna kami hanya bertugas melakukan pengawasan sampai dititik pendisribusian, yakni di balai desa,” terangnya
Bahkan, lanjt mantan Kapolsek Arjasa itu mengatakan, jika selama dirinya menjabat sebagai kasubag Humas Polres Sumenep, hingga saat ini masih belum mendapatkan laporan tentang adanya aksi penyelewengan yang dilakukan oleh siapapun, termasuk kepala desa. ”Selama dua bula ini belum pernah mendapt laporan soal itu. Tapi kalau sebeleumnya kami tidak tahu, karena kami masih bau menjabat kurang lebih dua bulan,” terangnya
Kabag Perekonomian Setkab Sumenep Moh Hanafi masih belum bisa memberikan komintar apapun terkait permohonan itu. Sebab, saat didatangi ke tempat kerjanya, mantan camat Lenteng sedang tidak ada. ”Sekarang pak Kabag ada acara, kalau tidak salah sedang mengikuti rapat,” kata slah satu stafnya.
Saat dihubungi melalui telepon selulernya, pihaknya sedang tidak aktif hingga berita ini diturunkan. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons