SUMENEP
- Warga Kabupaten Sumenep, memintan BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Setempat untuk
melakukan tes urine terhadap sejumlah anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)
setempat. Sebab, tidak menutut kemungkinkan jika sejumlah anggota dewan terbebas
dari barang haram tersebut.
Salah
satu warga Kabupaten Sumenep Sutrisno mengaku siap untuk mengawal pemberantasan
peredaran konsumsi narkobar dan jenis narkoba lainnya di Kabupaten Ujung Timur
Madura ini. "Kami siap mengawalnya," katanya
Sebelumnya
BNK Sumenep telah melakukan tes urine terhadap sejumlah pegawai negeri sipil
(PNS) dilingkungan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) setempat khusus eselon
tiga. Bahkan, dalam waktu dekat BNK setempat juga akan melakukanted urine
terhadap sejumlah PNS khusus eselon empat.
Oleh
sebab itu, pihaknya berharap,
BNK tidak hanya melakukan tes urine terhadap abdi negara saja, malainkan juga dilakukan terhadap wakil rakyat, tanpa harus pandang bulu dan negosiasi dengan unsur pimpinan. "Kami berharap kontrol dari BNK, penegak hukum maupun piahak keamanan semakin dioptimalkan. Karena kami ingin sumenep terbebas dari peredaran barang haram tersebut," harapnya.
BNK tidak hanya melakukan tes urine terhadap abdi negara saja, malainkan juga dilakukan terhadap wakil rakyat, tanpa harus pandang bulu dan negosiasi dengan unsur pimpinan. "Kami berharap kontrol dari BNK, penegak hukum maupun piahak keamanan semakin dioptimalkan. Karena kami ingin sumenep terbebas dari peredaran barang haram tersebut," harapnya.
Semenatara
Kepala BNK Sumenep Soengkono Sidik mengatakan, dirinya terus akan berupaya
semaksimal mungkin mencegah peredaran narkoba dan sejenisnya di Kabupaten Sumenep.
Salah satu uapaya yang akan dilakukan dengan cara memeberikan sosialisasi
terhadap warga maupun pelahar tentang bahaya mengkonsumsi narkoba.
Selain
itu, dengan cara melakukan tes urine terhadap semua unsur keperintahan termasuk
semua anggota dewan yang berada di Kota Sumekar. "Kami sudah melayangkan
surat kepada ketua DPRD definitif, namun sampai saat ini masih belum ada balasan,"
terangnya.
Orang
nomor dua dilingkungan kabupaten sumenep itu mengatakan, walaupun dirinya sudah
diberi kewenangan untuk melaksanakan tes urine terhadap semua unsur dilingkungan
kabupaten ujung timur pulau madura oleh lemabaga institusi yang lebih tinggi.
Namun dirinya mengaku tidak bisa secara serta merta bisa melakukan tes urine,
melainkan sebelum melakukan tes urine dilakukan, masih harus malaynhkan surat
pemeberitahuan terlebih dahulu bagi institusi yang akan dilakukan tes urine
tersebut.
"Kalau
kami yang mempunyai inisiatif, maka kami harus melayangkan surat pemberitahuan
terlebih dahulu. Kalau inisiatif itu datang dari institusi itu sendiri, juga
harus melayangkan surat permohonan pada kami," tukasnya.
Untuk
meminimalisir peredaran narkoba selain melakukan tes urine, pihaknya saat ini gencar
membentuk kawasan bebas narkoba yang sering disebut kampung bersih narkoba. Cara
itu dianggap efektif untuk meminimalisir peredaran diareal pemukiman. Hinngga saat
ini sudah ada tiga kampung narkoba yang diresmikan, yakni keluranhan Pajagalan,
desa Pangarangan dan Kelurahan Karangduak. "Dalam waktu dekat kami juga akan
mengukuhkan kampungnarkoba di desa pandian,” terangnya.
Menurutnya,
hal tersebut memang salayaknya dilakukan. Sebab, melihat peredaran rnarkoba di Sumenep
sangat memprihatinkan. Jumlah jenis narkoba yang beredar juga semakin berfariasi
yakni mencapai puluhan jenis. "Penggunanya
saat ini tidak hanya kalangan dewasa saja, melainkan dari kalangan remaja sudah
ada yang ikut mengkonsumsi," tukasnya.
Ketua
DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma mengatakan, umengaku masih belum mengetahui adanya
surat permohonan yang telah dilayangkan oleh institutusi BNK Sumenep, terkait
permohonan pelaksanaan tes urine. Hanya saja dirinya mengaku terbuka dan mendukung
rencana pelaksanaan tes urine terhadap anggota dewan.
Sebab,
menurutnya sebagai wakil rakyat yang baik, maka wakil rakyat hatus bisa menjadI
teladan bagi lembaga atau institusi yang lain. "Rencan untuk melakukan tes
urine bagi anggota dewan tidak ada masalah. Kami sangat mendukungnya,"
terangnya. (di/fa)
