» » Anggota DPRD Sumenep Kompak Minta Jatah Mobdin

Anggota DPRD Sumenep Kompak Minta Jatah Mobdin

Penulis By on Kamis, 27 November 2014 |

SUMENEP – Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, serentak mengajukan jatah pengadaan mobil dinas (Mobdin) kepada eksekutif.
Timbulnya gagasan tersebut karena saat ini yangmendapatkan jatah mobdin hanya kalngan elit saja, seperti pimpinan DPRD Ketua Fraski dan lainnya. Sedangkan, anggota tidak mendapatkan fasilitas dinas.
Gagasan tersebut dilontarkan oleh sejumlah anggota DPRD Sumenep Bambang Prayogi saat pelaksanaan rapat banggar (badan anggaran) saat melakukan rapat pembahasan anggran tahun 2015 di gedung DPRD Sumenep  Kamis (27/11).
”Memang betul anggota DPRD Sumenep, mengajukan jatah mobil dinas kepada eksekutif, karena selama ini hanya pengurus penting di DPRD yang mendapat jatah mobil dinas, padahal kedudukan kami semua,” kata politisi PDIP itu.
Menurutnya, gagsan tersebut mendapat dukungan dari semua anggota DPRD Sumenep. Sebab, dengan keterbatasan fasilitas itu, juga berdampak terhadap pelayanan terhadap masyarakat. ”Itu kami lakukan sebagai upaya untuk memberikan pelayanan prima pada masyarakt. Sehingga, ketika ada persolan yang rumit dan memerlukan fasiliatas itu, maka segera bisa teratasi,” terangnya
Sementara ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma,  membenarkan ats permintaan tersebut. Hanya saja dirnya walaupun telah menjadi orang nomor satu digedung DPRD, tidak berani untuk mengabulkan permintaan tersebut. ”Kami tidak bisa mengambil kebijikan soal pengadaan itu. Namun kami saat ini masih akan melakukan koordinias dnegan eksekutif,” katanya.
Bahkan, menurut politisi PKB itu, jika permohonan tersebut dikabulkan oleh pihak eksekutif, maka dirinya tidak merasa keberatan. ”Kami tunggu saja sampai ada kejelasan dari pihak eksekutif. Jika pihak eksekutif mengabulkan dan anggran yang disedikan memungkinkan, pasti kami laksanakan antinya,” ungkapnya
”Rumor itu benar adanya, dan saya sebagai pemimpin  akan bertindak kolektif kolegial,  jadi apapun usulan dari anggota,  maka saya akan menindak lanjuti usulan tersebut, Cuma dalam hal pengajuan jatah mobil dinas, saya masih akan berkordinasi dengan eksekutif. Kalau memang anggaran untuk pengajuan itu ada kan tidak salahnya direalisasikan, tapi kalau anggarannya tidak ada, ya mau bagaimana lagi,” pungkasnya. (di/fa)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons