SUMENEP – Sejumlah wagra desa
Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, mengepung kantor Kecamtan setempat. Rabu (26/11)
sekitar pukul 21.30.
Informasi yang berhasi dihimpun News Daerah, tujuan kedatangan mereka
diduga karena akibat ketidak puasan terhadap hasil penghitungan surat suara
dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa. Sebab, pada saat pelaklaksanaan
penghitungan ditengari ada kecurangan.
Untuk
meminiumalisir adanya kecurigaan yang sampai merusak terhada kotak suara,
”Kami
juga kurang faham apa masalahnya.
namun informasi yang kami terima, ada
sebagian salah satu pendukung calon yang menduga telah ada kecurangan dalam penghitungan
surat suara,” kata salah satu warga setempat yang enngan disebutkan namanya.
Camat
Guluk-Guluk Sumarsono membenarkan adanya sekelompok orang yang di duga
pendukung salah satu calon Kades yang kalah dalam pelaksanaa Pilkades yang di
gelar serentak hari ini.
”Memang
benar. Namun jika sekolompok massa itu
dari salah satu pendukung cakades dan tidak terima atas hasil penghitungan,
saya sarankan agar supaya melalui jalur PTUN saja. Karena ketidak puasan itu
muncul setelah penetapan pemenang,” katanya
Hal
serupa juga dikatakan oleh Kabag Pemdes Setkab Sumenep Moh. Ramli. Namun
dirinya memastikan kejadian tersebut tidak akan menggangu terhadap hasil
penghitungan surat suara. ”Kami pastikan hasilnya tidak akan ada perubahan. Karena
munculnya permaslahan itu setelah pemilihan sudah dinyatakan selesai,” katanya.
(di/fa)
