SUMENEP – Adanya rencana kenaikan gaji
pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 20 persen oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim,
ditangapi serius oleh sekretaris DPD KNPI Sumenep, Fauzan
Adhima. Dirinya meminta agar
pemerintah setempat perlu melakukan pengakjiaan ulang sebelum rencana tersebut
benar-benar diterapkan.
Sebab, menurut Fauzan sapaan akrabnya Fauzan
Adhima, kebijakan tersebut dinilai hanya akan menjadi beban bagi masyarakat.
”Kami
kira itu perlu dilakukan pengkajian secara mendalam lagi. Sehingga kebijakan
tersebut tidak menuai kontrofersi dibelakan hari,” katanya
Apalagi menurut Fauzan, berdsarkan hasil
pengkajian yang dilakukan, pada tahun 2014 ini belanjang langsung APBD (Anggaran
Pendapatan Belanja Daerah) tidak sebanding dengan belanja tidak langsung.
Sehingga, jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan pada tahun 2015 mendatang, dikhawatrikan akan berdampak terhadap sejumlah program pemerintah tidak berjalan maksimal. Seperti halnya peningkatan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat menjadi mandeg.
Sehingga, jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan pada tahun 2015 mendatang, dikhawatrikan akan berdampak terhadap sejumlah program pemerintah tidak berjalan maksimal. Seperti halnya peningkatan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat menjadi mandeg.
Sehingga jika itu terjadi, maka dipastikan
masyarakat kecil yang akan menjadi korban. ”Kalu ini diterapkan tanpa ada
pembandingan, jelas hanya PNS yang semakin sejahtera. Sedangkan rakyat biasa
akan semakin melarat,” ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah sumenep tidak
semestinya berkaca terhadap bersaran gaji PNS yang berada di negara maju. Sebab,
indonoisia sampai saat ini masih belum masuk kategori negara maju, melainkan
masih berstatus negara berkembang. ”Ya kalau berkaca terhadap Singgapur dan
Amerika, tentunya gaji PNS saat ini tidak ada apa-apanya. Namun, kita ingat,
disana sektor perekonomiannya sudah sangat mapan dibandingkan dengan indonesia,
apalagi di madura,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Sumenep A. Busyro Karim
mengeluhkan minimnya gaji PNS di Indonesia. Sebab, ketika dibandingkan di dengan
negara Singgapur mencapai lebih 10 juta dan Amerika Rp 30 juta setiap bulannya,
gaji PNS di indonesia sanga kecil. Yakni jika dibagi rata hanya kisaran Rp 4,8
juta setiap bulannya.
Oleh sebab itu, demi kesejhateraan para PNS
di Sumenep, pada tahun 2015 mendatang berencana kan menmbah angran khusu gaji
PNS sebesar 20 persen. (di/fa)
