SUMENEP - Jumlah pegawai negeri
sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumenep yang indisipliner meningkat jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Informasi yang dihimpun News Daerah, sejak tahun 2013 hingga
penghujung tahun 2014, jumlah PNS yang telah dijatuhi sanksi mencapai 46 orang.
Rinciannya, tahun 2013 sebanyak 14 orang dan tahun 2014 meningkat menjadi 32 orang.
Sedangkan sanksi yang diberikan berfariasi, mulai sanksi ringan sampai sanksi
berat.
Salah satu penyebab makin
meningkatnya indisipliner PNS di lingkungan pemkab suemenep itu, salah satunya
minimnya kesadaran para abdi negara dalam menjalankan tugas kenegaraannya. Sepertihalnya,
tidak disiplin dalam bekerja dan seringnya melanggar kode etik PNS. Sehingga
tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan Peraruran Pemerintah (PP) Nomor
53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.
"Alhamdulillah di Sumenep tidak
sampai ratusan. Semoga saja tahun depan tidak semakin meningkat lagi," kata
Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
Sementara ditingkat Nasional,
sambung Busyro, berdasarkan data dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) per
Agustus 2014 telah mencapai 1.221 orang terjerat kasus hukum. "Data
tersebut terhiting sejak tahun 2005 hingga Agustus 2014 kemarin," terangnya.
Oleh sebab itu, orang nomor satu
dilingkungan Kabupaten Sumenep itu, menghimbau agar seluruh PNS kedepan lebih
profesional dan meningkatkan taraf kerja setiap harinya.
Dikatakan, ada beberapa hal yang harus
dilakukan oleh para PNS agar profesionalisne itu bisa dicapai. Diantaranya,
memberikan pelayanan yang optimal terhadap masyarakat tanpa mengenal pamrih. Setiap
menjalankan tugasnya harus diimbangi dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi.
"Kami PNS di Sumsnep kedepannya ada peningkatan. Tidak hanya terkesan
hanya menjalani kegitan rutinitas saja dalam menjalankan tugas sehari-harinya,"
harapnya
Selain itu, sejumlah PNS kedepannya selalu
menjaga nilai, etika PNS serta menjaga moralitas dirinya sebagai abdi negara. "Kalau
sebuah pekerjaan itu sudah dijalankan dengan ikhlas, kreatif dan disertai dengan
pemikiran yang jenius, kami yakin bisa menghasilkan sesuatu yang sangat luar biasa,"
tukasnya. (di/fa)
