» » Tindakan Indispliner PNS Pemkab Sumenep Meningkat

Tindakan Indispliner PNS Pemkab Sumenep Meningkat

Penulis By on Minggu, 23 November 2014 |

      SUMENEP - Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumenep yang indisipliner meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Informasi yang dihimpun News Daerah, sejak tahun 2013 hingga penghujung tahun 2014, jumlah PNS yang telah dijatuhi sanksi mencapai 46 orang. Rinciannya, tahun 2013 sebanyak 14 orang dan tahun 2014 meningkat menjadi 32 orang. Sedangkan sanksi yang diberikan berfariasi, mulai sanksi ringan sampai sanksi berat.
Salah satu penyebab makin meningkatnya indisipliner PNS di lingkungan pemkab suemenep itu, salah satunya minimnya kesadaran para abdi negara dalam menjalankan tugas kenegaraannya. Sepertihalnya, tidak disiplin dalam bekerja dan seringnya melanggar kode etik PNS. Sehingga tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan Peraruran Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.
"Alhamdulillah di Sumenep tidak sampai ratusan. Semoga saja tahun depan tidak semakin meningkat lagi," kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
Sementara ditingkat Nasional, sambung Busyro, berdasarkan data dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) per Agustus 2014 telah mencapai 1.221 orang terjerat kasus hukum. "Data tersebut terhiting sejak tahun 2005 hingga Agustus 2014 kemarin," terangnya.
Oleh sebab itu, orang nomor satu dilingkungan Kabupaten Sumenep itu, menghimbau agar seluruh PNS kedepan lebih profesional dan meningkatkan taraf kerja setiap harinya.
Dikatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh para PNS agar profesionalisne itu bisa dicapai. Diantaranya, memberikan pelayanan yang optimal terhadap masyarakat tanpa mengenal pamrih. Setiap menjalankan tugasnya harus diimbangi dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi. "Kami PNS di Sumsnep kedepannya ada peningkatan. Tidak hanya terkesan hanya menjalani kegitan rutinitas saja dalam menjalankan tugas sehari-harinya," harapnya
Selain itu, sejumlah PNS kedepannya selalu menjaga nilai, etika PNS serta menjaga moralitas dirinya sebagai abdi negara. "Kalau sebuah pekerjaan itu sudah dijalankan dengan ikhlas, kreatif dan disertai dengan pemikiran yang jenius, kami yakin bisa menghasilkan sesuatu yang sangat luar biasa," tukasnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons