» » Proyek Jalan Banyak Tidak Sesuai Bistek

Proyek Jalan Banyak Tidak Sesuai Bistek

Penulis By on Minggu, 23 November 2014 |

SUMENEP - Upaya pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur di Kabupaten Sumenep nampaknya tidak berjalan mulus. Bahkan, diberbagai pekerjaan jalan mengabiskan miliaran rupiah itu banyak yang tidak sesuai dengan (rencana pembuatan sesuai dengan gambar dan biaya). Tidak sesuainya itu, terungkap saat Komisi C DPRD Sumenep melakukan Inspeksi Mendadak (sidak), Rabu (12/11).
Pantaun Koran Madura, Sejumlah anggota Komisi C DPRD Sumenep melakukan sidak di dua titik yakni perbaikan jalan di jalan lingkar barat, Kecamatan Kota Sumenep. Perbaikan jalan tersebut menelan anggran sebesar Rp 5 miliar yang bersumberkan dari dana APBD tingkat I Jawa Timur.
Dalam sidak itu, sejumlah anggota DPRD menemukan ketidak sesuaian dalam galian tanah yang tidak sesuai dengan bisatek yang ada. Seharunya, galian tanah itu memiliki lebar 3 meter, namuan dibeberapa titi pekerjaan jalan sepanjangn 770 meter dengan lebar 12 meter itu tidak sampai 3 meter.
Ketidak sesuaian itu juga ditemukan di pekerjaan jalan di jalan Teuku Umur tepatnya di desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep. Dimana ketebalan hotmix
yang sudah selesai beberpa bilan yang lalu itu, tidak sesuai dengan bistek yang ada, yakni hanya sekitar 2,5 sampai 3 Cm (Centi Meter). Padahal sesuai bistek yang ada, ketebalan hotmix tersebut minimal 5 Cm. Sehingga, pekerjaan tersebut diminta agar satker terkait, yakini Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga untuk meminta agar rekanan untuk melakukan perbaikan kembali.
”Karena pekerjaannya sudah tidak sesui dengan bistek, maka kami minta Pekerjaan itu dipending dulu,” kata Ketua Komisi C DPRD Sumenep Dul Siam.
Sementara untuk pekerjaan jalan di jalan lingkar barat, pihaknya masih belum menemukan tindakan yang keluar dari jukbnis yang ada.
”Untuk disana (jalan lingkar barat) kami tidakmenmukan kejangggalan yang siknifikan. Hanya ada sebagian pekerjaan yang tidak utuh,” terangnya
Kendati demikian, pihaknya masih memaklumi ketidak sesuaian itu, sebab saat ini masih dalam tahap pekerjaan. Hanya saja, dirinya msih mencurigai jika pekerjaan ang telah selesai itu, ada ketidak sesuaian didalamnya. ”Makanya, untuk yang sudah selsai kami sudah mengintruksikan trhadap rekanan dan PU untuk melakukan pengecekan kembali,” katanya
Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Edy Rasiyadi mengakui jika pekerjaan jalan tahun ini banyak yang tdiak sesui dengan juknis yang ada. Termasuk pekerjaan jalan di jalan Teuku Umr tersebut. ”Beberapa loksi harus diadakan overlay kembali, dan beberpa lokasi lainnya harus mengabaikan denda ke Kasda (Kas Daerah),” katanya kemarin.
Hanya saja, untuk kualitas pekerjaan jalan di jalan teuku umar itu, pihaknya masih belum mengetahui kepastiannya. Sebab, masih dilakukan uji lap. ”Untuk kualitasnya kami masih melakukan uji lab. Karena sesuai intruksi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) harus dilakuan uji kembali,” katanya
Oleh sebab itu, pihaknya selaku pengelola anggaran, menghimbau agar masyarakat juga ikut berpartisipasi, utamnya dalam pengawasan pekerjaan yang sedang berlangsung itu.
Jika nantinya, dalam pekerjaan tersebut, ditemukan adanya ketidak sesuian, maka pihaknya menganjurkan untuk segera melaporkan. ”Kami harap masyarakat juga ikut mengawasi,” terangnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons