» » Bupati Sumenep Keluhkan Gaji PNS

Bupati Sumenep Keluhkan Gaji PNS

Penulis By on Rabu, 26 November 2014 |

SUMENEP - Minimnya gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia utamanya di Kabupaten Sumenep, mendapat tanggapam sorotan dari BupatI Sumenep A. Busyro Karim. Pasalnya, gaji PNS di Indonesia jauh lebih kecil dibandingkam dengan negara maju lainnya.
"Kalau dibandingkan dengan negara maju, seperti Singapur dan Amerika, gaji PNS di Indonesia memang tergolong sangat rendah," kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
Dikatakan, di dua negara tersebut gaji PNS saat ini sudah mencapai lebih 10 juta setiap bupannya. Jika di Amerika, Gaji pokok abdi negara sebesar Rp 30 juta setiap bulannya, jika di Singapur
saat ini mencapai Rp 16 juta per bulannya. Sedangkan di Indonesia gaji PNS jika dihitung secara merata dengan jumlah PNS yang mencapai 4,7 juta abdi negara, setiap tahunnya hanya mendapatkan gaji sebesar Rp 58 juta, atau sekitar Rp 4,8 juta setiap bulannya.
Menurut orang nomor satu dilingkungan Kabupaten Sumenep ini, kecilnya gaji PNS diakibatkan dari sektor perekonomian yang belum stabil. Sebab, perekonomian Infonesia dibandingkan negara Singapur yang hanya memiliki luas wilaya sekitar 707,1, masih sangat jauh dibawahnya.
Selain itu juga, diakibatkan minimnya kreatifitas serta lambannya pemikiran para Abdi Negara. Menurut Busyro, berdasarkan hasil penelitian, dari jumlah PNS sekitar 4,7 juta orang se Indonesia, yang bisa diajak berfikir demi kemajuan Indonesia kedepan, hanya sekitar 5 persen.
Sementara 95 persen lainnya, terkesan dalam menjalani tugasnya hanya melakukan kegiatan rutinitas saja. Atau bisa dikatakan 95 persen PNS tidak mempunyai rasa tanggungjawab terhadap jabatan yang sedang disandanya.
"Meskipun besar gaji PNS di dua negara itu, namun minat masyarakat setempat bisa dibilang cukup kecil. Karena masyarakat setempat kebanykan memilih menjadi pengusaha, dibandingkan menjadi PNS. Sebab, keluarga disana bisa dikatakan berhasil mendidik anaknya, apabila bisa membuat ankanya jadi pengusaha," terangnya
 Menurutnya, walaupun gaji PNS di Indonesia terbilang sangat rendah, namun pemikiran mayorotas warga indonesia masih banyak memilih jadi PNS dibandingkan menjadi pengusaha. "Kalau di indonesia masih terbilang bear minat masyarakat untuk jadi PNS. Termasuk puteranya Jokowi (Presiden RI) masih mengikuti tes PNS walaupun tidak lulus," terangnya.
Kendati demikian, mantan Ketua DPRD dua Pereode itu menghimbau agar semua orang yang telah diberi amanah jadi PNS, khususnya di Kabupaten Sumenep tidak kecil hati. Sebab, dirinya akan terus mengupayakan setiap tahunnya untuk menaikkan gaji PNS yang berada dilingkungan Kabupaten Ujung Timur Pulau Madura ini.
Bahkan, sejak beberapa tahun yang lalu hingga saat ini gaji PNS di Sumenep terus mengalami peningkatan. "Dari tahun 2005 lalu, gaji PNS di Sumenep setiap tahunnya naik sebesar 6 persen," tuturnya
Bahkan, lanjut Busyro, untuk tahun 2014 kedepan, gaji PNS di Sumenep setiap tahunnya juga akan mengalami kenaikan hingga kisaran 20 persen. Pada tahun 2014 gaji PNS di Sumenep, belanja PNS mencapai sekitar Rp 900 M, dari total APBD (Anggaran Pendapata Belanja Daerah) tahun 2014 sebesar 1,7 Triliun. "Kalau dibandingkan dengan belanja lainnya, memang gaji PNS cukup besar menghabiskan APBD," ujarnya
Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau agar semua PNS Khusunya yang bertugas di lingkungan Kabupaten Sumenep, kedepannya agar semakin giat dalam bekerja. "Kami ingin PNS di Sumenep dalam menjalani tugasnya tidak hanya terkesan menjalani rutinitas saja, malainkan harus diimbangi dengan kreatifitas dan inovasi setiap harinya," pungkasnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons