Sumenep, Newsdaerah.com - Sejumlah warga Dusun Gunung, Desa Timur Jang-Jang, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, digegerkan penemuan mayat tanpa alat kelamin, di jalan setapak menuju kawasan hutan kecamatan setempat.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu diketahui bernama Maka (60) Warga Dusun Gunung, Desa Timur Jang-Jang Kecamatan setempat. Maka diduga korban pembunuhan karena terdapat luka dibagian tubuhnya yang diduga penganiayaan.
Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin membenarkan peristiwa naas itu. Berdasarkan informasi yang diterima korban pertamakali ditemukan oleh Busahwi warga setempat, Kamis (21/4/2016) sekitar 17.00, setelah selesai nyabit rumput di sawahnya.
"Saat itu korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," katanya, Jum'at (22/4/2016).
Dikatakan, setelah melihat korban tergeletak Busahwi langsung memberitahukan kepada istri korban Sa'aya. Setelah itu Sa'aya bersama anaknya Hunsa mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak begitu lama kemudian isteri beserta anak dan familinya langsung mengevakuasi korban ke ruamah duka. Setelah itu sebagian warg langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian setempat.
Mantan Kapolsek Manding itu mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara korban mengalami luka robek pada bagian kepala, dahi, telinga, pipi, lengan tangan kiri atas, punggung dan patah tulang lengan bawan bagian kiri serta kemaluan dan zakar dipotong.
"Motif dan pelaku masih kami selidiki. Untuk sementara waktu korban diduga tukang santet," tegasnya.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu diketahui bernama Maka (60) Warga Dusun Gunung, Desa Timur Jang-Jang Kecamatan setempat. Maka diduga korban pembunuhan karena terdapat luka dibagian tubuhnya yang diduga penganiayaan.
Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin membenarkan peristiwa naas itu. Berdasarkan informasi yang diterima korban pertamakali ditemukan oleh Busahwi warga setempat, Kamis (21/4/2016) sekitar 17.00, setelah selesai nyabit rumput di sawahnya.
"Saat itu korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," katanya, Jum'at (22/4/2016).
Dikatakan, setelah melihat korban tergeletak Busahwi langsung memberitahukan kepada istri korban Sa'aya. Setelah itu Sa'aya bersama anaknya Hunsa mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak begitu lama kemudian isteri beserta anak dan familinya langsung mengevakuasi korban ke ruamah duka. Setelah itu sebagian warg langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian setempat.
Mantan Kapolsek Manding itu mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara korban mengalami luka robek pada bagian kepala, dahi, telinga, pipi, lengan tangan kiri atas, punggung dan patah tulang lengan bawan bagian kiri serta kemaluan dan zakar dipotong.
"Motif dan pelaku masih kami selidiki. Untuk sementara waktu korban diduga tukang santet," tegasnya.

