SUMENEP, News Daerah – Bupati Sumenep A. Busyro Karim memberikan
cendera mata kepada rombongan kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat, Provinsi
Jawa Tengah. Pemberian cenderamata dri Bupati Sumenep A. Busyro Karim diterima
oleh Putri Kesultanan Surakarta
XII/12 Gusti Kanjeng Ratu Wandansari saat berkunjung di Kabupaten
Sumenep, Selasa (19/5).
Rombongan kerabat Keraton
Surakarta Hadiningrat ditemui langsung oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim,
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep Hadi Soetarto, dan juga Kepala
Satuan Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Sumenep turut menyambut
kedatangan rombongan tersebut. Romobongan petinggi Keraton Surakarta
Hadiningrat diletakan di Pandapa Agung Sumenep.
Menariknya, kedatangan petinggi Keraton
Surakarta
Hadiningrat disambut dengan penampilan Topeng Dalang yang merupakan cirikhas
keraton sumenep tempo dulu saat peyambutan tamu kehormatan.
Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyambut baik
kedatangan tamu kerhormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Adapun maksud
dan tujuan kedatangan mereka, tiada lain untuk melihat keberadaan situs sejarah
keraton sumenep. Sebab keraton sumenep merupakan salah satu warisan sejarah yang
monumental, karena tidak hanya mencerminkan kemajuan Sumenep tempo dulu tetapi
juga melambangkan penghargaan yang begitu tinggi terhadap keberagaman.
”Saya berharap kunjungan Keraton Surakarta
Hadiningrat ke keraton Sumenep akan memberikan tranformasi ilmu pengetahuan
serta mempererat kekerabatan antar keraton di Indonesia,” katanya.
Mantan Ketua DPRD Sumenep dua Pereode itu
menjelaskan, saat ini keraton
Sumenep sudah berumur 745 tahun. Selama ratusan tahun terebut, Keraton Sumenep pernah dipimpin oleh 35 Raja, dan 15
Bupati. ”Karena sumenep masih kenal dengan budaya keratonnya, maka kami siap
untuk ikut serta dalam festival
keraton yang akan dilaksankan pada tahun 2015,” katanya.
Sementara, Putri Kesultanan Surakarta XII/12
Gusti Kanjeng Ratu Wandansari dalam sambutannya mengatakan, maksud dan
tujuan kedatangannya itu, selain untuk menjalin silaturahmi, juga sebagai salah
satu uapya untuk menjaga dan melesatarikan
keneradaan Keraton Kesultanan maupun Pemangku Adat yang ada di beberapa daerah
di Indonesia.
”Keraton Sumenep merupakan salah satu warisan
nusantara yang berada di pulau Madura, jadi saya mengharap agar bisa ikut serta
dalam festival keraton yang digelar dua tahun sekali agar keberadaan keraton
tidak semakin tersingkir,” katanya.
Saat ini Indonesia hanya memiliki 45 keraton
yang masih aktif dihuni dengan aktifitas dan adat istiadat nya, padahal
sebenarnya Indonesia memiliki 250 keraton, sehingga diharapkan festival tersebut
bisa membangkitkan semangat budaya daerah dan adat istiadat keraton. (di/fa)


