» » Rp 14,1 M Untuk Pembanguan Pasar Anum

Rp 14,1 M Untuk Pembanguan Pasar Anum

Penulis By on Senin, 09 Februari 2015 |



SUMENEP – Setelah dua tahun pembanguan pasar anum yang baru mengakrak, kini pembangunan untuk korban eks kebakaran pasar tahun 2007 akan segera dilanjutkan. Pembanguan kelanjutan pasar tersebut akan dilanjutkan sekitar awal mulan maret 2015 mendatang. Sementara anggaran untuk pembanguannya perkirakan membutuhkan anggran sekitar Rp 14,1 Miliar.
 ”Kalau tidak ada halangan, insyaallah pada bulan Maret 2015 pembangunan pasar anom yang baru akan dilanjutkan kembali. Itu kami dapat informasi dari Kepala DPPKA barusan,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumenep Juhari, Senin (2/2).
Diaktakan, saat ini proses tender pekerjaan pembanguan itu
sudah selsai dilakukan. Sehingga dipastikan pembanguan pasar anum itu berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
”Kalau angrannya, bersumber dari dana APBD, yakni pada tahun 2011 sebesar Rp 8,1 Milliar, dan APBD tahun 2013 Sebesar Rp 6 Miliar,” terangnya
Proses tender ulang tersebut, lanjut Juhari, karena masih ada beberapa aspek yang perlu dirombak dan dirubah, sehingga pedagang yang akan menempati pasar tersebut mau menerimanya.
Selain masalah kesalahan bestek, kendala paling menonjol dalam pembangunan pasar anom baru tersebut, adalah tidak maunya pedagang menempati kios yang sudah dibangun oleh pihak rekanan. Hal itu dikarenakan, dalam pembangunan pasar anom tersebut banyak memiliki kekurangan, seperti pintu masuk pasar hanya dua, ponten hanya empat, dan ruas jalan menuju kios tidak memadai.
 ”Sebenarnya bukan masalah ketidak sesuaian bestek saja yang jadi penghambat molornya pembangunan pasar anom baru, melainkan karena paguyuban pasar banyak yang tidak mau menempatinya, alasannya karena banyak kekurangan,” papar Juhari.
 Hal itu diketahui setelah dilakukan mediasi antara pemerintah dengan paguyuban pasar, para pedagang siap menempati pasar itu, asal pemerintah mau merubah pembangunan pasar sebagaimana yang dikehendaki pedagang. Bila hal tersebut dipenuhi, pemerintah diminta segera melanjutkan pembangunan pasar anom baru yang sempat mangkrak itu.
Kepala Dinas Pendatapan, pengeloaan, Keuangan dan Aset (DPPKA) Sumenep Carto terkesan menutuup diri soal kelanjutan pembanguan pasar anum yang baru. Bahkan,  carto terkesan menghindar dari kejaran media saat akan memina konfirmasi. ”Silahkan saja kondormasi kepada Komisi B,” katanya saat sejumlah wartawan berusaha meminta konfirmasi usai bertemu dengan komisi B DPRD setempat keamrin.
 Sebelumnya, Komisi B DPRD Sumenep mengaku melakukan sidak ke lokasi pembangunan pasar anom baru tersebut, dan pihaknya mengaku prihatin dengan kondisi sekitar pasar yang terkesan sembraut dan kumuh. Sehingga Komisi B memanggil Kepala DPPKA untuk mempertanyakan kelanjutan pembangunan pasar anom baru. (df)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons