» » Dewan Sebut Proyek Jembatan Misterius

Dewan Sebut Proyek Jembatan Misterius

Penulis By on Kamis, 04 Juni 2015 |



SUMENEP, News Daerah – Anggtoa Komisi III DPRD Sumenep M. Ramzi mengatakan, proyek perbaikan jembatan Kali Saroka, Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, merupakan proyek misterius. Sebab, perbaikan jembatan yang dibangun melalui dana APBN (Anggran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun anggaran 2015 senilai Rp 5 miliar itu, sampai detik ini tidak ada pemberitahuan kepada pemerintah daerah, selaku wilayah yang ditempati pekerjaan mega proyek tersebut.
”Setelah kami koordiniasi dengan SKPD (Satuan Perangkat Daerah) di Sumenep, tidak ada pemberitahuan. Bahkan juga tidak ada papan namanya. Maka tidak salah jika kita menganggap jika proyek itu misterius,” kata politisi Hanura itu.
Katanya, mestinya pemerintah pusat maupun pihak rekanan sebelum melakukan pekerjaan tersebut melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah sebagai lokasi pekerjaan.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai uapaya untuk mepermudah pengawasan. Sehingga, ketika pekerjaan yang saat ini sedang berlangsung keluar dari juknsi yang telah ditentukan oleh pengelola anggaran, pemerintah daerah bisa menegurnya.
Lebih lanjut Politisi asal daerah Pemilihan (Dapil) dua mengatakan, saat ini daerah terkesan hanya dijdikan tempat pembuangan proyek, untuk menggali keuntungan yang sangat banyak. Sebab, banyak proyek yang dibiayai APBN maupun APBD tingkat I Provisni Jawa Timur, yang mangkrak.
Salah satunya proyek pengadaan gedung silo jagung dan ressi gudang uang ada di Kecamatan Bluto dan Kecamatan Ganding. Bahkan, gudang rumput laut yang berada di Desa Batuan, Kecamatan Batuan, juga tidak jelas pengelolannya.
”Ini yang saya sesalkan, setiap proyek yang bukan dari daerah, malah tidak koordinasi. Bahkan terkadang baru ada kordinasi setelah ada permasalahan. Itupun setelah serah terima selesai dilakukan,” terangnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Sumenep Eri Susanto belum bsia dimintai konfirmasi. Hanya saja sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep, Edi Rasiyadi sebelumnya mengatakan, pihaknya mengaku tidak bisa memberikan komentar, sebab pekerjaan tersebut didanai oleh APBN. ” Maaf, Mas, saya ndak tahu nama pelaksana dan biayanya karena pelaksana dari P2JN dan dana APBN,” terangnya. (di/fa)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons