» » Pemkab Target Awal Bulan Mei Bandara Beroperasi

Pemkab Target Awal Bulan Mei Bandara Beroperasi

Penulis By on Senin, 04 Mei 2015 |



SUMENEP, News Daerah – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan bandara trunojoyo awal bulan Mei mendatang sudah bisa dioperasikan. Hal itu menyusul setelah adanya nota kesepahaman antara pemeritah daerah dengan salah satu maskapai yang siap beroperasi sejak tahun ini.
”Sesuai laporan yang kami baca, tanggal 2 Mei ini bandara trunojoyo sudah bisa beroperasi, karena pada saat itu pesawatnya dipastikan sudah ada di bandara trunojoyo. Kami juga
telah merencanakan akan mengadakan sukuran sekiligus launching penerbangan perdana pada tanggal itu,” kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
 Adapun rute penerbangan perintis yang akan dilalui hanya dua jalur, yakni Sumenep Surabaya dan Sumenep Jember. Sementara tarif angkutan untuk untuk rute penerbangan Sumenep-Surabaya, sebesar Rp. 270.000 per orang, dan untuk barang Rp. 2.000 per kilogram (Kg). Sementara untuk rute penerbangan yang lain masih dalam tahap proses adminitrasi.
Hal itu berdasarkan SKEP Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Nomor KP109 Tahun 2015 tentang Revisi SKEP 469 tentang Rute dan Penyelenggara Bersubsidi Angkutan Udara Perintis serta Penyelenggara Subsidi Angkutan.
Selain itu, berdasarkan Surat Dirjen Perhubungan Udara Nomor AV.005/2/18/DRJU/.DAV. 2015 tentang Tarif Rute Baru Angkutan Udara Perintis tahun 2015.
”Jadi, untuk Sumenep Surabya sudah bisa menaiki kapal terbang. Sehingga warga sumenep bisa memilih akan memakai kendaraan yang mana. Yang jelas kami tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik kedepannya,” terangnya.
Menurut Busyro, maskapai yang siap siap untuk melakukan penerbangan perdana dengan rute Sumenep Surabaya, dan Sumenep Jember itu, adalah maskapai Susi Air. ”Perusahaan ini milik Susi Pudjiastuti yang saat ini sedang menjabat sebagai Mentri Kelautan dan Perikanan,” terangnya.
Oleh sebab itu, mantan Ketua DPRD Sumenep dua Pereode itu berharap agar semua elemen bisa mendukung terselenggaranya penerbangan perintis tersebut. Sebab, tanpa dukungand ari semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan yang lain, diyakini tidak bisa terealisasi dengan baik.
”Kami mohon dukungan dan doa’anya terhadap semua ulama’ dan kiai. Semoga dalam rencana ini tidak ada hambatan yang berarti,” harapnya.
Sementara Koordinator Tim Investigasi Sumenep Corruption Watch (SCW) Junaidi mengapresiasi atas rencana penerbangan tersebut. Hanya saja dirinya berharap rencana tersebut bisa terealisasi dengan baik.
”Prinsipnya kami sangat mendukung atas terealisasinya penerbangan ini. Tapi kami tidak ingin rencana tersbeut sampai gagal seperti yang dilakukan pada tahun lalu,” katanya
Untuk diketahui, bertepatan pada tanggal 14 Juli 2014 lalu bupati sumenep A. Busyro Karim telah meresmikan bandara trunojoyo sebagai bandara komersial yang akan disinggahi pesawat. Pada saat itu PT Trigana Air Service dengan jenis pesawat ATR-72 diklaim telah siap untuk beroperasi.
Sayngnya rencana itu harus kandas ditengah jalan, sehingga upaya tersbeut tidak bertahan lama yang akhirnya hanya menjadi wacana belaka. ”Peristiwa ini jagan sampai terulang kembali. Karena kalau itu terjadi, masyarakat yang menjadi korbannya,” harapnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons