» » Tarif Pesawat Naik Sebelum Operasi

Tarif Pesawat Naik Sebelum Operasi

Penulis By on Kamis, 16 April 2015 |



Sumenep, News Daerah - Meskipun operasioanal penerbangan perintis di Bandara Trunojoyo Kabupaten Sumenep masih belum jelas, namun tarif pesawat tiap rute sudah dipastikan naik dari yang direncanakan sebelumnya. Hal itu berdasarkan SKEP Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan yang disampaikan kepada pemerintah setempat.
Sebelumnya, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, Mohammad Fadillah pernah menyampaikan, terkait tarif pesawat, jika tak ada perubahan, untuk semua rute penerbangan dari Bandara Trunojoyo sama, yaitu Rp. 150.000. “Soal tiket, semoga tidak ada perubahan, informasi terakhir tetap, Rp. 150 ribu all rute,” papar Fadillah beberapa waktu lalu.
Namun kemarin, Rabu (15/4), Fadillah mengungkapkan,
sesuai dengan turunnya keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor: KP.109 Tahun 2015 tentang Revisi SKEP 469 tentang Rute dan penyelenggara bersubsidi angkutan udara perintis serta penyelenggara subsidi angkutan bahan bakar minyak (BBM) tahun anggaran 2015 serta Surat Dirjen Perhubungan Udara Nomor: AV.005/2/18/DRJU/.DAV.2015 tentang Tarif Rute Baru Angkutan Udara Perintis tahun 2015, tarif angkutan udara naik dari yang semula.
Untuk rute penerbangan Sumenep-Surabaya, tiap penumpang akan dikenakan tarif sebesar Rp. 270.000. Sementara untuk barang Rp. 2.000 per Kg. Untuk rute Sumenep-Bawean, penumpang dikenakan tarif sebesar Rp. 245. 000, sedangkan untuk barang Rp. 1.800 per Kg. Dan rute Sumenep-Kangean, perorang Rp. 249.000 dengan tarif barang Rp. 1.900 per Kg.
Sedangkan tarif untuk rute Karimunjawa-Surabaya, Karimunjawa-Semarang dan Sumenep-Jember masih akan menyusul sebagaimana dijelaskan dalam SKEP Dirjen Perhubungan Udara tentang rute angkutan udara perintis dan surat Dirjen Perhubungan Udara tentang tarif angkutan udara perintis yang diterima pemerintah daerah.
Disinggung mengenai kepastian aktivitas penerbangan di Bandara Trunojoyo, menurut Fadillah saat ini secara teknis masih dipersiapkan oleh Otoritas Bandara (Otban) wilayah III Juanda bersama Direktorat Bandar Udara (DBU) dan pihak Maskapai, serta kepala Bandara Trunojoyo sendiri selaku penerima rute angkutan udara perintis.
“Jadi menunggu itu saja. Karena SKEP dan tarif sudah turun. Kemungkinan, untuk pengoperasian sudah bisa dilakukan dalam waktu yang tidak lama lagi. Karena selama ini yang lama memang menungg SKEP dan tarif itu. Ya, mudah-mudahan bulan ini sudah beroperasi,” harapnya.
Untuk diketahui, maskapai penerbangan yang akan melayani masyarakat Sumenep nantinya adalah Trigana Air, dengan jenis pesawat Cessna Grand Caravan yang berkapasitas penumpang sebanyak 12 orang.
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons