» » Ploting Area Tembakau Naik 3,80 Persen

Ploting Area Tembakau Naik 3,80 Persen

Penulis By on Minggu, 12 April 2015 |

ilustrasi
Sumenep, NewsDaerah  – Ploting area tembakau tahun 2015 di Kabupaten Sumenep, jawa Timur naik sebanyak 800 hektar atau setara dengan 3,80 persen dari tahun 2-14 lalu.
Informaianya, ploting area tanaman tembakau tahun 2015 naik sebanyak 3,80 persen dibadningkan pada tahun 2014 lalu. luas areal tanaman tembakau musim tanam 2015 mencapai 21.893 hektar dengan target produksi sebesar Rp 13. 136 ton. Sementara ploting area tenaman tembakau pada tahun 2014 lalu hanya seluas 21.093 hektar.
Sementara pada tahun tahun 2013 sumenep mendapatkan ploting area seluas 21.093 hektar dan pada tahun 2012 lalu sumenep hanya mendapatkan lahan tanaman tembakau seluas seluas 20.358 Hektare dengan target produksi 12.215 Ton dan pada tahun 2011 lalu sumenep mendapatakan hanya sebanyak 22.333 Hektare dengan jumlah produksi 13.400 Ton.
”Berdasarkan kebikan yang dikeluarkan oleh bupati sumenep, ploting area tahun 2015 ini naim sebanyak 3,80 hektar dibandingkan ploting area tahun 2014 lalu,” kata Kepala dinas kehutan dan perkebunan (Dishutbun) Sumenep Herman Poernomo.
Menurut mantan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) itu, naiknya ploting area menyebabkan naiknya kebutuhan bibit tembakau di kota keris ini.”dengan luas lahan 21.893 hektar, maka kebutuhan bibit di Sumenep mencapai 547.325.000 batang,” katanya.
Menurut Ipung, spaan akrabnya Herman Poernomo untuk memnuhi kebutuhan pipit tembakau ditingkat petani, pemerintah daerah telah menyediakan sejumlah bantuan pipit tembakau yang akan diberikan pada petani secara Cuma-Cuma. ”Program ini direncankan akan dialokasikan mulai pertengahan April mendatang,” ungkapnya.
Ipung mengharapkan agar adanya bantuan bibit itu dimandfaat sebaqk mungkin oleh para pentane yang berada dilingkungan kabupten sumenep ini. ”Kami harap adanya bantuan ini bisa meningkatkan kualitras dan produktifitas tembakau suemen lebih baik dari pada sebelumnya,” harapnya.

Aktifis lingkungan Abd. Rahman mengatakan, agar pengawasan terhadap bantuan itu lebih ditingkatkan. Sebab, anggaran yang sangt besar berpotensi untuk diselewengkan. ”Dalam hal ini poktan dan masyarakat sangat berperan. Kalau memang realisasi anggaran itu ada penyelewengan, maka harus dilaporkan,” katanya. (ND/Fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons