Sumenep, NewsDaerah – Pengelolaan PT Wira Usaha Sumekar
(Wus) terus mendapat sorotan tajam dari kalangan DPRD Setempat. Pasalnya,
pengelolaan keuangan di internal perusahaan pelat merah itu hingga saat ini
masih amburadul.
Wakil ketua Komisi II DPRD Sumenep
Juhari mengatakan, pengelolaan keuangan di internal PT Wus selama ini masih
jauh dari harapan pemrintah. ”Selama ini PT Wus tidak pernah memberikan
kontribusi nyata bagi pemerintah daerah, bahkan yang paling parah setiap tahunnya
selalu memberikan mala petaka bagi daerah,” katanya.
PT Wus merupakan salah satu badan usaha
milik daerah (BUMD) yang bergerak dibidang minyak dan gas (Migas). Selain itu
juga bergerak dibidang SPBU, Bengkel dan lain secamnya.
Menurut legislator dua pereode itu
mengatakan, mestinya PT Wus dilihat dari berdirinya, bisa memberikan sumbangsih
positif bagi pemerintah daerah. Namun kenyataannya keberadaan PT Wus tidak
ubahnya seperti perusahaan seumur jagung. ”Selama ini PT Wus hanya bisa
memberikan neraka bagi daerah. Makanya tidak salah jika banyak orang mengatakan
PT Wus hanya jadi ladang koruptor,” terangnya.
Oleh
sebab itu, pihaknya selaku satker mengaku dalam waktu dekat akan berkirim surat
ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Surat tersebaut berisi permintaan agar BPK
segera melakukan audit internal PT Wus. ”Itu pasti kami lakukan. Semoga ini
menjadi pintu utama untuk membenahi PT Wus kedepan,” terangnya. (ND/FA)

