Sumenep, NewsDaerah – Lemabga Swadaya Masyarakat Peduli Tuntutan Nurani Rakyat
(Petir) mendesak
pencopotan Kepala UPT Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Kecamatan Guluk-Guluk,
Wardi. Hal ini karena kinerja kepala UPT Hutbun itu dinilai tidak beres
gara-gara merangkap jabatan yang sama di kecamatan lain. "Kami berharap
agar Kepala UPT Hutbun segera dicopot," desak Anggota Petir Sandy Tyas Mulyadi
Menurut
Mulyadi, Kepala Hutbun saat ini atas nama Wardi pernah menjabat sebagai
kepala UPT Hutbun kecamatan Guluk-Guluk. Diduga bekerja tidak maksimal,
yang bersangkutan dipindah ke UPT Hutbun Kecamatan Lenteng. Dan posisinya
diganti Khairul Saleh yang direspon baik oleh warga. "Tiba-tiba ada
perolingan lagi, sehingga ada rangkap jabatan. Ada apa ini?"katanya
Dia berharap
agar Wardi dibebaskan tugas dari UPT Hutbun
Guluk-guluk dan difokuskan di UPT
Hutbun Lenteng. Lalu UPT Hutbun Guluk-guluk diisi lagi oleh Khairul Saleh.
"Usul saya ini didasarkan pada letak geografis keduanya. Wardi lebih bisa
menjangkau Lenteng, Khairul lebih bisa menjangkau Guluk-guluk," ungkapnya.
Ketidakseriusan
etos kerja kepala UPT Hutbun saat ini, kata Mulyadi, bisa dilihat dari
Musrenbangcam beberapa saat lalu yang ditempatkan di kantor kecamatan setempat.
Katanya, kepala UPT tidak hadir dalam pertemuan tersebut. "Pertemuan itu
jelas sangat penting, karena membicarakan tentang apa yang harus dilakukan ke
depan. Tapi ternyata, kepala UPT tidak hadir. Ini membuktikan, bahwa yang
bersangkutan tidak beres dalam bekerja," ungkapnya. (di/fa)

